Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

VW Bakal Gelontorkan 20 Mobil Ramah Lingkungan

Kamis, Januari 28th 2016.

Jakarta -Mencoba bangkit dari keterpurukan akibat perkara emisi gas buang, Volkswagen segera mengumumkan mulai melahirkan 20 mobil hybrid atau listrik dalam dua tahun ke depan.

Dilansir Worldcarfans, Kamis (28/1/2016), pernyataan ini segera disampaikan orang nomor sesuatu VW, yakni CEO Matthias Muller. Tidak tanggung, dirinya memastikan mulai memiliki 20 mobil ramah lingkungan seperti listrik dan hybrid hingga 2020.

“Ini menjadi kebangkitan baru VW dari skandal emisi gas buang,” ujar Muller.

Sehingga, lanjut dirinya, Volkswagen menetapkan kebijakan bagi lebih mempromosikan mobil listrik. Serta mulai membangun stasiun pengisian mobil listrik.

Karena Muller yakin kendaraan listrik mulai memainkan peran penting, di ketika stasiun pengisian baterai mobil listrik telah gampang ditemukan. Dan Muller pun menilai teknologi mobil ramah lingkungan mulai lebih diperhatikan ke depannya.

“Kita tak harus menyerahkan teknologi mobil listrik ke Silicon Valley (Tesla). Karena Eropa mulai menjadi leader teknologi mobil listrik dan mobil otomatis,” ujar Muller.

Sehingga menjadikan Eropa menjadi wilayah yg innovatif dan kompetitif dalam merubah dunia. (lth/rgr)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article VW Bakal Gelontorkan 20 Mobil Ramah Lingkungan

Senin 14 Desember 2015 | Berita Otomotif

Brisbane – Tahu macam truk-truk ukuran sangat besar yg biasa suka ada di daerah pertambangan? Sebuah video di YouTube mencoba memamerkan pembuatan truk raksasa tersebut.…

Minggu 3 Januari 2016 | Berita Otomotif

Washington, KompasOtomotif – Hingga ketika ini Honda Motor Co sudah mengonfirmasi total sembilan korban meninggal dunia terkait persoalan dengan kantong udara (airbag) Takata. Selasa, (29/12/2015),…

Sabtu 14 November 2015 | Berita Otomotif

California, KompasOtomotif – Selama pengujian di jalan umum, mobil otonomos Google cuma boleh berjalan 39 kpj (24 mph) sesuai regulasi. Tapi hal itu jadi persoalan…