Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Usai Liburan Akhir Tahun, 60 Persen Pemilik Cek Kaki-kaki Mobil

Senin, Januari 4th 2016.

Jakarta -Seusai menempuh perjalanan jauh dengan mobil memanfaatkan liburan akhir tahun, banyak pemilik mobil yg menservis mobil mereka. Sekitar 60 persen dari mereka melakukan cek kaki-kaki kendaraan mereka.

Hal tersebut dikatakan oleh Manajer Servis bengkel Suzuki PT Sejahtera Buana Trada, Santoso kepada detikOto di Jakarta, Senin (4/1/2016).

Menurutnya, keadaan jalanan yg tak rata maupun kemacetan panjang yg terjadi pada musim liburan menjadi salah sesuatu penyebab terjadinya dua kerusakan.

“Keluhan hari ini karena mungkin habis perjalanan jauh banyak yg mengecek kaki-kaki. 60 persen persoalan di kaki-kaki seperti shockbreker,” ujarnya.

Selain melakukan pengecekan pada bagian kaki mobil, Santoso menambahkan, banyak konsumen yg melakukan penggantian oli. “Pengecekan lainnya setelah mudik seperti ganti oli, apalagi kemarin kan habis macet-macetan pas liburan,” tuturnya.

Soal jumlah unit mobil Suzuki yg masuk ke bengkel yg berlokasi di Cawang, Jakarta Timur itu, diakui Santoso masih sama seperti sebelum musim liburan akhir tahun 2015 kemarin.

“Rata-rata hari ini kami sama seperti sebelum libur kemarin. Ada 40 unit mobil Suzuki,” imbuhnya.

(nkn/arf)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Usai Liburan Akhir Tahun, 60 Persen Pemilik Cek Kaki-kaki Mobil

Rabu 17 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jenewa -Mobil mewah Lexus LC 500h mulai mengawali debut di Geneva Motor Show 2016. Coupe versi hybrid itu menawarkan kenayamanan berkendara dan performa yg lebih agresif.…

Selasa 1 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Satu lagi perkara kecelakaan menimpa pengemudi mobil super (supercar) terjadi, kali ini di Surabaya, akhir minggu lalu. Mobil ini sulit dibilang normal,…

Kamis 7 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Banyak yg beranggapan shock yg bagus itu yg memiliki tingkat fleksibel yg empuk dan lunak. Eits, tetapi jangan salah! Asumsi ini belum tentu benar. “Shock…