Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Tujuh Langkah Mudah Berkendara Aman Di Jalan

Rabu, April 27th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Tidak sedikit pengemudi kendaraan roda empat yg masih yang berasal saat berkendara di jalan. Perilaku buruk dalam berkendara tersebut, malah telah berlangsung bertahun-tahun, bahkan jadi kebiasaan.

Sekedar mengingatkan kembali, seperti dilansir Carproof.com, Selasa (26/4/2016), berikut ada tujuh praktek berkendara yg aman. Cara berkendara seperti ini, sebisa mungkin dikerjakan ketika berada di belakang kemudi.

1. Jangan mengekor (jaga jarak aman)

Posisikan kendaraan pada jarak yg aman dengan kendaraan yg ada di depan. Beri sedikit ruang pengereman yg sesuai, sehingga Anda terus bersiap saat mobil di depan berhenti mendadak. Aturan praktis yg baik adalah menjaga jarak minimal tiga detik dari kendaraan di depan.

2. Hati-hati “blindspots”

Ketahui sisi blindspots (yang tak tampak pada kaca spion) pada ketika berkendara. Lakukan pemeriksaan, sebelum berpindah jalur. Selain memahami blindspots mobil sendiri, pengemudi juga harus menyadari blindspots pada kendaraan lain.

3. Posisikan spion dengan tepat

Posisikan kaca spion dengan sudut agak sedikit keluar, sehingga kami lebih banyak melihat jalan dibanding bodi mobil kalian sendiri.

4. Atur Emosi

Tidak jarang banyak pengemudi di jalan yg tak teratur, memotong jalan sembarangan, dan tak memberi sinyal belok atau menyalip dengan tepat. Menghadapi pengemudi seperti itu, jangan hilang kesabaran, atau semakin memanaskan situasi, karena ini bukan hal yg baik dilakukan.

5. Jangan lupa bagi terus memberi tanda

Salah sesuatu yg membuat berkendara menjadi aman dan nyaman, merupakan melakukan komunikasi secara tepat dengan pengendara lain. Seperti saat ingin menyalip, beri sinyal lampu atau klakson, atau berbelok dengan lampu sein. Sinyal-sinyal tersebut jangan sampai diabaikan.

6. Jangan mengemudi lambat di jalur mendahului (cepat)

Jalur paling kanan biasanya digunakan buat mendahului kendaran lain, di mana kendaraan dipacu degan kecepatan yg cukup tinggi. Jadi jangan gunakan jalur tersebut saat ingin memacu kendaraan dengan pelan. Ini mulai mengganggu pengendara yang lain dan tentu mulai berbahaya.

7. Jangan terus-menerus tempel kaki di pedal rem

Posisikan kaki pada pedal rem cuma bila diperlukan. Maka dari itu jaga jarak aman, jadi saat mobil di depan berhenti, kalian mampu terlebih dulu menurunkan kecepatan dengan melepas gas, baru kemudian menginjak rem. Sehinggat tak terjadi pengereman dengan mendadak.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Tujuh Langkah Mudah Berkendara Aman Di Jalan

Kamis 10 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jenewa – Di Tokyo Motor Show 2015 lalu, Mitsubishi sudah memperkenalkan sebuah konsep Sport Utility Vehicle (SUV) Mitsubishi eX. SUV crossover bertenaga listrik dari Mitsubishi…

Kamis 21 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Masyarakat yg memakai bahan bakar minyak (BBM) macam Premium diharapkan selalu berkurang setiap tahunnya. Sehingga peredaran BBM dengan research octane number (RON)…

Selasa 26 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Ban mobil Kijang Innova Anda bermasalah dan harus diganti? Bridgestone kini menjadi penyedia resmi ban bagi Kijang Innova. Berapa harganya? Ada beberapa ban Bridgestone yg…