ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Tragedi Brussels Berdampak Negatif Pada Audi

Rabu, Maret 23rd 2016.

Brussels, KompasOtomotif – Ledakan bom yg terjadi di beberapa tempat di Brussels, Belgia, Selasa (22/3/2016), memicu kekhawatiran Audi Brussels S.A/N.V yg milik fasilitas pabrik di selatan kota. Automotive News melaporkan produksi mobil pada hari yg sama dihentikan atas dasar keselamatan pekerja.

Ada kekhawatiran serangan lanjutan. Jadi sekitar 1.100 pekerja yg seharusnya masuk pada shift ketiga (jam kerja malam) sudah diperintahkan tak tiba ke pabrik dan dianjurkan tetap berada di rumah.

Sejak 2010 pabrik Audi di Brussels eksklusif memproduksi model A1. Tahun dulu diperkirakan 116.250 unit sudah keluar dari jalur produksi. Tanpa jam kerja malam berarti Audi harus merelakan 250 unit A1 tak diproduksi.

Setiap hari lebih dari 2.500 orang tiba bekerja ke pabrik Audi di Brussels. Belum ada keputusan resmi apakah shift pertama (jam kerja pagi) pada hari ini, Rabu (23/3/2016), bakal tetap berlangsung. Audi menyatakan menunggu kepastian situasi dan keadaan dari pemerintah.

Tidak lama lagi pabrik Brussels tak mulai lagi melahirkan A1 sebab generasi terbarunya mulai diproduksi di Martorell, Spanyol. Sebagai gantinya Brussels bakal dirancang semakin modern bagi melahirkan mobil listrik pertama Audi, e-tron Quattro.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Tragedi Brussels Berdampak Negatif Pada Audi

Minggu 14 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bandung, KompasOtomotif– Toyota Indonesia kembali menunjukan eksistensinya dalam program corporate social responsibility (CSR). Setelah Eco Park dan Taman Semanggi pada 2014, giliran Taman Lalu Lintas…

Rabu 25 November 2015 | Berita Otomotif

Volkswagen baru-baru ini sudah launching sebuah mobil anyar di ajang Los Angeles Auto Show 2015. Adalah Beetle Convertible 2016, yg memiliki ‘nama panggung’ Beetle Denim.…

Kamis 11 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Harley-Davidson Asia Pasifik tengah menggelar kontes pencarian diler baru Harley di Indonesia. Siapa pun nanti diler barunya, mulai dihadapkan pada tantangan berat. “Sederet kebijakan  yg…