Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Toyota Stop Rakit Mobil Selama Sepekan Di Jepang

Selasa, Februari 2nd 2016.

Tokyo – Toyota berencana menghentikan segala lini perakitan mobilnya di Jepang selama sesuatu minggu terhitung akan 8 Februari 2016 karena langkanya suku cadang akibat ledakan di sebuah pemasok.

Keputusan tersebut diambil karena kekurangan komponen akibat ledakan di Aichi Steel, demikian pernyataan Toyota seperti dikutip AFP seraya menandaskan bahwa produksi global mereka tidak mulai ikut ditangguhkan.

“Operasi dijadwalkan bagi dilanjutkan kembali pada 15 Februari 2016, dan lini produksi kendaraan di luar Jepang tak mulai dihentikan,” kata Toyota.

“Toyota mulai selalu mengambil langkah-langkah diperlukan bagi meminimalkan dampak insiden ini terhadap produksi kendaraan,” imbuh mereka.

Toyota mulai mendapatkan lini produksi alternatif yg dioperasikan Aichi Steel dan juga dapat mendapatkan komponen-komponen dari para produsen baja lainnya bagi memenuhi kebutuhannya.

Aichi Steel, yg memproduksi produk baja terpilih, diterjang ledakan pada 8 Januari 2016 hingga mengalami kerusakan parah pada bagian-bagian lini produksinya.

Aichi Steel diperkirakan kembali beroperasi penuh pada Maret mendatang. [tar]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article Toyota Stop Rakit Mobil Selama Sepekan Di Jepang

Sabtu 23 April 2016 | Berita Otomotif

Solo, KompasOtomotif – Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memberikan apresiasi kepada semua wanita, dalam rangka memperingati Hari Kartini yg diperingati setiap 21 April. Penawaran…

Jumat 12 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bekasi – Hyundai Mobil Indonesia (HMI) mulai launching New Santa Fe 2016 Edition minggu depan, tepatnya 18 Februari 2016. Sebelum diluncurkan, detikOto mendapat kesempatan buat…

Jumat 18 Desember 2015 | Berita Otomotif

Mumbai, KompasOtomotif – India menginisiasi langkah tegas mengurangi polusi udara terutama di Ibu Kota New Delhi. Mahkamah Agung India sudah memutuskan, Rabu (16/12/2015), memberlakukan pelarangan…