ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Toyota Kembali Geser VW Di Pucuk Penjualan Global

Rabu, Oktober 28th 2015.

Tokyo, KompasOtomotif — Toyota Motor Corporation kembali merebut posisi puncak sebagai produsen mobil terlaris di dunia, setelah Volkswagen terjerat persoalan skandal mesin diesel di Amerika Serikat. Produsen yang berasal Jepang itu mengaku telah berhasil menjual 7,49 juta unit sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

Sementara VW mengaku berhasil menjual 7,43 juta unit. Baik Toyota maupun VW sama-sama mengalami penurunan penjualan 1,5 persen seandainya dibandingkan periode yg sama pada tahun sebelumnya.

Hasil ini telah termasuk perhitungan penjualan beberapa minggu terakhir, ketika peminat VW selalu menurun. VW mengaku melakukan skandal emisi gas buang terhadap mobil bermesin bensin memakai suatu peranti lunak. Memanfaatkan alat ini, hasil emisi yg diperoleh mampu lebih baik dari keadaan aslinya.

Sebelumnya, VW berhasil mengalahkan Toyota dalam enam bulan pertama (Januari-Juni) tahun ini, dengan target sampai akhir tahun 11 juta unit. Kini, setelah skandal terkuak, maka penjualan model-model diesel di dua pasar penting akan dihentikan.
VW juga lagi menghadapi perlambatan di China, pasar terbesarnya di dunia. Penjualan VW saja di China turun 7,4 persen sampai September tahun ini.

“Toyota mulai menjadi nomor sesuatu tahun ini. VW dapat saja menghadapi kesulitan terkait skandal tahun depan di Eropa dan AS, dan aku tak melihat pasar China mulai membaik dalam waktu dekat,” kata Koji Endo, analis industri otomotif dari Advanced Research Japan, dikutip dari Bloomberg, Selasa (27/10/2015).

Produsen lain, General Motors, tercatat sebagai merek tiga teratas dengan penurunan penjualan terbesar, yakni 1,9 persen. Dalam sembilan bulan pertama, GM berhasil mencatatkan penjualan 7,2 juta unit.

Pada ketika VW terpuruk, Toyota lagi siap melepas salah sesuatu model terlaris di dunia, Prius generasi terbaru. Lewat model yg telah berusia tujuh tahun tanpa penyegaran ini, Toyota berharap mampu mendulang penjualan global. Apalagi, teknologi hibrida yg ditawarkan telah terbukti dan Prius baru diklaim mendapat kemajuan ekonomi bahan bakar, jadi lebih irit sampai 10 persen.

Prius akan dijual di Jepang sebelum akhir tahun ini, menyusul kemudian negara-negara lain, terutama AS. Toyota menargetkan tidak mengurangi 1.400 pekerja di pabrik Jepang buat mendongkrak produksi Prius baru, termasuk model lain, seperti Land Cruiser. Mobil berteknologi hibrida ini juga mulai mendongkrak kinerja ekspor Toyota dari Jepang.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Toyota Kembali Geser VW Di Pucuk Penjualan Global

Selasa 16 Februari 2016 | Berita Otomotif

Postingan di media sosial soal kelakuan miring sejumlah anggota polisi nakal masih berlanjut. Kini seorang netizen bernama Arthur membagikan sejumlah foto razia polisi di jalan…

Selasa 12 Januari 2016 | Berita Otomotif

London -Beberapa pabrikan otomotif akan berlomba mengembangakan teknologi mobil otonom. Namun, menurut sebuah penelitian yg dikerjakan perusahaan pemasok komponen yang berasal Jerman, Continental, pengendara di Inggris…

Jumat 12 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Pasca penutupan kegiatan operasi PT Mabua Motor Indonesia (Mabua) sebagai agen pemegang merek Harley-Davidson di Indonesia, banyak teka-teki yg tersisa terkait masa depan…