ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Toyota Indonesia Ekspor 169.000 Unit Kendaraan CBU

Rabu, Desember 23rd 2015.

Jakarta – Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengumumkan total volume penjualan ekspor kendaraan bermerek Toyota dalam bentuk utuh (CBU) hingga November 2015 mencapai 169 ribu unit atau melebihi total volume ekspor 2014 (Januari-Desember) 160 ribu unit.

Secara keseluruhan performa ekspor ini mencapai 97% dari target yg ditetapkan Toyota di awal tahun berjumlah 175 ribu unit.

“Dengan seluruh dukungan dari segala rantai pasok Toyota di Indonesia, kita optimis bahwa target penjualan ekspor tahun 2015 mulai bisa tercapai dengan baik. Di sisa sesuatu bulan terakhir, kalian berharap selisih 6.000 unit CBU mampu dikejar sesuai denganyang direncanakan,” kata I Made Dana Tangkas, Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN dalam informasi tertulisnya.

Pencapaian ekspor tersebut disumbangkan oleh Kijang Innova sebanyak 14 ribu unit, 42 ribu unit Fortuner, 48 ribu unit Vios, serta 65 ribu unit model ekspor lainnya merupakan Yaris, Avanza, Rush, Agya, dan Town Lite/ Town Ace.

Ekspor Toyota Indonesia meningkat signifikan semenjak dimulainya proyek IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle) di tahun 2004 yg menorehkan kinerja ekspor sekitar 7.000 unit per tahun.

Seiring dengan perkembangan permintaan pasar internasional mulai produk berkualitas global buatan anak bangsa, dalam jangka waktu 10 tahun kinerja ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota meningkat 2.200% menjadi 160 ribu unit di tahun 2014.

Salah sesuatu penyumbang penjualan ekspor terbesar Toyota Indonesia adalah model Vios yg juga mengukuhkan posisinya sebagai sedan buatan Indonesia yg pertama kali diekspor dalam jumlah signifikan.

Sepanjang tahun 2015 ini (Januari-November) penjualan ekspor Vios meningkat hingga 200% dibandingkan periode yg sama tahun 2014 sebesar 24 ribu unit.

Vios diproduksi secara lokal di pabrik TMMIN Karawang 2 dan segera diekspor ke dua negara ASEAN pada akhir tahun 2013.

Tiga bulan berselang, Vios mendapat respon yg positif dari pasar mancanegara dan sejak Maret 2014, akan diekspor ke kawasan Timur Tengah dengan volume awal 1.500 unit per bulan.

Secara bertahap volume ekspor Vios meningkat menjadi 3.500 unit per bulan dan sejak ekspor perdananya pada 2013 hingga kini, tercatat lebih dari 75.500 unit Vios sudah diekspor ke mancanegara.

“Keberhasilan ekspor Vios membuktikan kemampuan industri otomotif Indonesia bagi bersaing di pasar internasional. Sebagai negara dengan potensi yg besar, industri manufaktur Indonesia harus berorientasi ekspor bagi mampu menjadi uan rumah di negeri sendiri dan pemain yg diperhitungkan di pasar internasional,” ujar Made Dana.

Ekspor Toyota bagi kendaraan terurai (CKD) sepanjang tahun 2015 sudah mencapai 40.500 unit, mesin bensin tipe TR sebanyak 44 ribu unit, mesin bio-etanol 7.000 unit, dan komponen kendaraan sejumlah lebih dari 53 juta buah.

Toyota Indonesia juga mengekspor alat-alat bantu produksi kendaraan seperti die atau alat produksi dalam proses pengepresan serta jig atau alat bantu dalam proses pengelasan. [ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article Toyota Indonesia Ekspor 169.000 Unit Kendaraan CBU

Rabu 4 Mei 2016 | Berita Otomotif

Detroit -Ford menyampaikan bersiap memperkenalkan mobil listrik, yg mulai menjadi pesaing Tesla dan Chevy Bolt. Tidak tanggung-tanggung mobil listrik Ford ini mulai bisa dapat berlari hingga…

Senin 22 Februari 2016 | Berita Otomotif

London, KompasOtomotif – Global New Car Assessment Programme (NCAP) menegur Renault, atas iklan Megane III yg beredar di Amerika Latin. Iklan tersebut dianggap tak sesuai,…

Kamis 11 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Penjualan sepeda motor di pasar domestik Indonesia sepanjang Januari dahulu cuma sebanyak 416.263 unit dan seandainya digabung dengan jumlah yg diekspor cuma sebanyak  443.449 unit.…