ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Tidak Ada Z125 Versi Standar, Kawasaki?

Rabu, Februari 24th 2016.

Jakarta -PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memperkenalkan motor mini sport Z125 Pro. Tapi kalau dilihat dari urutan, Kawasaki tampaknya melewati versi standar Z125.

“Kami belajar dari Kawasaki KSR yg telah kita perkenalkan. Ternyata konsumen segmen ini telah mapan, mereka suka dengan yg kopling,” ujar Deputy Head Sales and Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia Michael Chandra Tanadi, di Pantai Indah Kapuk, Rabu (24/2/2016).

“Sedangkan yg versi standar kan tak ada koplingnya,” tambah Michael.

Kawasaki Z125 Pro menggendong mesin 125 cc dengan sistem injeksi. Mesin ini diklaim memiliki tenaga hingga 9,4 PS.

Dengan sistem Fuel Injeksi ini dikatakan dapat menjaga kestabilan pasokan bahan bakar, juga memudahkan ketika start awal dalam berbagai keadaan mesin baik keadaan panas atau dingin. Mesin ini pun mulai dikawinkan dengan 4 percepatan manual.
 
Motor ini pun mulai dibanderol Rp 29.900.000 juta hingga Juli 2016, dan setelahnya mulai dibanderol Rp 30.800.000.

Lalu berapa target Z125 Pro yg ditetapkan Kawasaki ya? “Untuk target kita menargetkan motor ini mulai terjual hingga 100 unit setiap bulanny. Dan motor ini akan besok telah mulai kalian kalian kirim ke diler-diler,” tambahnya.

Foto: M Luthfi Andika
Foto: M Luthfi Andika
Foto: Response
Foto: Response

(lth/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Tidak Ada Z125 Versi Standar, Kawasaki?

Jumat 4 Maret 2016 | Berita Otomotif

Manila – Ajang kompetisi adu irit bahan bakar kendaraan ‘Shell Eco-marathon Asia 2016’ yg digelar di Manila, Filipina, resmi dibuka Jumat (4/3/2016). Pada upacara pembukaan…

Jumat 11 Maret 2016 | Berita Otomotif

Sebelumnya memang dikatakan bahwa Aston Martin memiliki rencana buat merilis 7 mobil baru dalam kurun waktu 7 tahun mendatang. Hal itu secara segera dikatakan oleh…

Rabu 24 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Mercedes-Benz Indonesia launching Mercedes-Benz GLE. Kehadiran SUV premium tersebut bagi menjawab permintaan konsumen Indonesia.Sumber: http://oto.detik.com