ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Ternyata Mitsubishi Triton Punya Pilihan Mesin Kecil

Sabtu, Maret 26th 2016.

Bangkok, KompasOtomotif – Mitsubishi Thailand launching Triton edisi terbatas pada gelaran Bangkok International Motor Show (BIMS) 2016. Perbedaannya selain eksterior dan interior, paling menarik adalah kapasitas mesin lebih kecil, namun tenaga tetap besar.

Pikap kabin ganda berpenggerak roda 4×4 edisi terbatas itu dibekali mesin 2.4-liter MIVEC Clean Diesel. Di atas kertas, tenaganya diklaim 181 tk dan tetap memberikan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) 20 persen lebih irit dari model biasa.

Mesin tersebut lebih kecil dibanding Triton yg telah dijual, termasuk di Indonesia, merupakan 4D56 2.5L commonrail turbocharger, khusus bagi tipe HDX kabin tunggal tak menggunakan intercooler.

Seting tenaga bagi tipe HDX 108 tk dan torsi 20.4 kg.m, GLS 134 tk dan torsi 33.1 kg.m, sedangkan Exceed 175 tk dan torsi 40.8 kg.m.

istimewa Interior Mitsubishi Triton Edisi Terbatas

Tak cuma itu, Mitsubishi mengklaim penggunaan Roof Monitor di Triton yaitu yg pertama disegmen pikap. Desain pelek berbeda dengan model biasa dan mendapatkan dua sentuhan krom di bagian wajah.

Pilihan warna juga beragam, merupakan putih, hitam dan Impulse Blue. Pikap kabin ganda edisi terbatas Mitsubishi ini dipamerkan di BIMS hingga 3 April 2016.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Ternyata Mitsubishi Triton Punya Pilihan Mesin Kecil

Minggu 29 November 2015 | Berita Otomotif

Surakarta -Seiring pertambahan populasi motornya, sesuatu per sesuatu komunitas pengguna skutik Yamaha NMAX pun tambah banyak dan dideklarasikan dimana-mana. Jumat malam 27 November 2015, giliran Surakarta…

Kamis 19 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif — PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) belum berhenti menjadi basis produksi sekaligus pemasok dua produk model global ke segala dunia. Sepanjang tahun ini, (Januari-Oktober)…

Rabu 3 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Klasifikasi Surat Izin Mengemudi bagi pengendara motor berdasarkan kapasitas mesin masih jadi wacana. Namun bos Yamaha mendukung langkah tersebut. “Ini positif bagi saya, karena ini…