Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Tanpa Ford Indonesia, Komunitas Terus Bertumbuh

Minggu, Februari 28th 2016.

Tangerang, KompasOtomotif – Pergerakan konsumen mencari tempat bernaung setelah Ford Motor Indonesia (FMI) resmi menyatakan menghentikan bisnisnya di Indonesia, terbaca dari aktivitas komunitas. Indonesia Ford Fiesta Community (Infinity), dan Ford Everest Club Indonesia (FEVCI) menyatakan jumlah keanggotaan justru bertambah setelah pernyataan resmi mundurnya FMI.

Keterangan resmi FMI tentang penghentian operasi bisnisnya sebagai importir mobil Ford disampaikan pada 25 Januari 2016. Setelah itu berbagai pembahasan viral di internet termasuk dahulu lintas di media sosial Infinity dan FEVCI.

Media sosial jadi banyak dikunjungi sebab tak sedikit pemilik Ford yg ingin tahu keterangan lebih jauh. Pertanyaan, kekhawatiran, penasaran soal purna jual telah pasti terlintas dalam benak konsumen, inilah dua alasan para pemilik mencari keterangan lebih jauh lewat komunitas.

Febri Ardani/KompasOtomotif Selain mobil produksi lama, kelihatan juga model keluaran baru All-New Everest dalam ajang kumpul akbar para pengguna Ford di Indonesia.

“Ada positifnya ada enggak-nya juga sih FMI tutup. Bagusnya sih yg belum member akhirnya register. Itu bertambahnya signifikan dari hanya hampir 70, begitu FMI bilang mau tutup sebulan segera nambah 30 orang. Total sekarang hampir 120 termasuk yg baru,” kata Muhammad Amrullah Prakoso, Ketua FEVCI, di Tangerang, Minggu (28/2/2016).

Hal serupa juga dirasakan Infinity. Michael Chris J, Ketua Umum Infinity menjelaskan semenjak beredar keterangan FMI mau bubar keanggotaan meningkat banyak. Dalam tiga minggu setelah berita FMI, anggota bertambah 50 orang. Bahkan ada pemilik Fiesta yg selama ini cuma memantau kegiatan di media sosial selama beberapa tahun akhirnya menetapkan buat bergabung.

“Memang bagus sih, tetapi jujur kalian tak cuma kejar kuantitas yg kalian kejar itu kebersamaannya,” ujar Michael di tempat yg sama.

Para pemilik Ford di Indonesia yg tergabung dalam tujuh komunitas sudah menunjukan eksistensinya ketika kumpul bareng di Tangerang. Hal yg baru pertama kali dikerjakan ini bagus agar para komunitas dapat saling mengenal, namun mirisnya terjadi setelah FMI menetapkan mulai hengkang.

Kesimpulan yg didapat dari rapat itu, para komunitas tak khawatir dampak perubahan status FMI. Kebiasaan tak tergantung dengan FMI yg selama ini telah dikerjakan jadi modal awal selalu mampu eksis.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Tanpa Ford Indonesia, Komunitas Terus Bertumbuh

Minggu 10 Januari 2016 | Berita Otomotif

Tokyo, KompasOtomotif – Mengendarai sepeda motor adalah seni yg memadukan kemampuan berkendara (skill) dan performa. Terutama untuk para pebalap yg suka menikung dengan cepat, dan…

Kamis 5 November 2015 | Berita Otomotif

Purwakarta -Biasanya pada mobil hybrid ada 2 motor listrik selain mesin bensin konvensional. Tetapi di Nissan X-Trail hybrid, cuma ada 1 motor listrik. Apa alasannya? “Menggunakan…

Minggu 24 Januari 2016 | Berita Otomotif

New Delhi, KompasOtomotif – Merek Inggris yg sudah dibeli pengusaha India, Royal Enfield, sedang gencar mempromosikan kehadiran sepeda motor bernafas petualangan, Himalayan. Model ini mulai…