Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Tanggal 21 Januari Nanti Bakal Ada Kejutan Di Sentul, Apakah Itu?

Selasa, Januari 19th 2016.

Sebuah teaser muncul baru-baru ini dan cukup membuat penasaran para penggila otomotif.

Gambar teaser itu menampilkan siluet kendaraan yg besar kemungkinan adalah roda beberapa dan tertutup kain merah. Apa ini?

Yang jelas ini adalah kejutan yg positif dan bukan bom. Ya, ini mungkin adalah motor terbaru yg bakal dirilis oleh TVS hari itu.

Menurut lansiran Pertamax7 (13/1), ini yaitu TVS Apache RTR 200 4V. Motor anyar yg bersiap mengaspal di tanah air. So, mesin sohc 4 klep 200 cc berpendingin udara sepoi-sepoi dengan oil cooler kah?

Belum ada keterangan jelas dan resmi dari pihak perusahaan. Namun yg pasti, tanggal 21 Januari 2016 mendatang Sentul mulai menjadi saksi rilisnya Apache RTR 200 4V.

Ada selentingan bahwa motor sesuatu ini memiliki top speed yg mencapai 130km/jam di Sentul. Sangat kencang, ya? Penasaran seperti apa? Tunggu saja pekan depan!Baca juga:
Garang, ini wujud TVS Apache 200!
TVS Apache bakal hadir dalam varian 250cc
Motor India TVS tebar ‘bonus’ sampai tahun 2015
Digendong Pick-up ketika motor TVS rusak berat
TVS Apache 180 buktikan ketangguhan di Medan berat Borneo
Tegaskan motor petualang, TVS perkenalkan Apache 180 Xventure
Sumber: http://www.merdeka.com

Mobil Terbaru

Related Article Tanggal 21 Januari Nanti Bakal Ada Kejutan Di Sentul, Apakah Itu?

Minggu 3 Januari 2016 | Berita Otomotif

Munich, KompasOtomotif – Produsen aksesori dari Jerman, Wunderlich, mengembangkan peranti revolusioner yg membuat roda depan sepeda motor bergerak, atau dapat disebut 2-wheel drive (2WD). Peranti…

Selasa 27 Oktober 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Dua model andalan Toyota, Avanza dan Yaris bukan cuma dicap sebagai model terlaris di masing-masing segmen, tapi juga milik julukan lain. Keduanya…

Minggu 17 Januari 2016 | Berita Otomotif

Sepertinya Indonesia judah akan krisis bagi urusan yg sesuatu ini. Cerita tentang oknum kepolisian yg menilai pengguna jalan dengan alasan tak masuk akal kerap terjadi.…