ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Suzuki Vitara Brezza Tanpa Teknologi “Hibrida Murah”

Minggu, Maret 13th 2016.


New Delhi, KompasOtomotif
– Di pasar otomotif India, Suzuki Vitara Brezza dijual dengan mesin diesel 1.3-liter DDiS, empat silinder yg bertenaga 88,7 tk dan torsi 200 Nm. Jantung pacu tersebut diklaim sangat irit, mencatatkan rata=rata konsumsi bahan bakar minyak (BBM) 24,3 kpl.

Ketika ditanya tentang penggunaan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), C.V. Raman, Executive Director, Engineering Maruti-Suzuki, menyampaikan Sport Utility Vehicle (SUV) kompak itu tak perlu dipasangkan teknologi hibrida murah.

“”Sebenarnya Vitara Brezza itu tak perlu dipasangkan SHVS (teknologi hibrida murah Suzuki). Sebab, telah memiliki efisiensi BBM yg tertinggi di kelasnya. Tetapi seandainya diperlukan sangat gampang dipasangkan,” ungkap Raman, seperti dilansir laman Indianautosblog, Minggu (13/3/2016).

Konsumsi BBM Vitara Brezza, lanjut Raman, tak cuma tertinggi dari kompetitor di kelasnya. Jika dibandingkan dengan model Suzuki yg lain, tak kalah irit. Semuanya berada di atas 20 kpl.

Secara dimensi, Vitara Brezza itu memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.790 mm dan tinggi 1.640 mm, jarak sumbu roda 2.500 mm, dan memiliki ground clearance 198 mm.

Teknologi SHVS itu sendiri memiliki prinsip kerja yg sangat sederhana. Rangkaian sistem terdiri dari sebuah ISG (integrated starter generator), yg menghasilkan tenaga dari motor penggerak. Energi yg terbuang dalam sistem ini mampu dimanfaatkan kembali oleh sistem hibrida.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Suzuki Vitara Brezza Tanpa Teknologi “Hibrida Murah”

Minggu 7 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Selain fitur unik, MINI Clubman yg hadir dalam beberapa versi, juga memiliki teknologi baru. Khususnya buat versi tertinggi yg mengusung mesin 2.0L,…

Jumat 8 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Penjualan sepeda motor di luar pulau Jawa sepanjang 2015 dulu diperkirakan menyusut dari sebelumnya 39-39,6 persen menjadi cuma 30 persen dari total penjualan. Turunnya harga…

Jumat 20 November 2015 | Berita Otomotif

Kabar menggembirakan kini tiba dari Google yg dilaporkan jadi pemimpin dalam penelitian mobil kemudi otomatis. Menurut laporan dari perusahaan analis pasar IHS, Google sukses karena…