Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Supercharger Dan Turbocharger, Bedanya Apa?

Selasa, Januari 5th 2016.

London -Untuk tidak mengurangi daya dorongan, biasanya produsen kendaraan menambahkan perangkat berupa supercharger atau turbocharger. Keduanya sama-sama yaitu sebuah sistem forced induction. Namun, supercharger dan turbocharger ternyata berbeda.

Mungkin sebagian dari Otolovers masih bingung dengan kedua perangkat itu. Kedua sistem ini memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan kebutuhan.

Karena yaitu sebuah sistem forced induction, mengutip carwow, kedua perangkat ini bertugas mengompresi aliran udara ke dalam mesin. Hasilnya, power pada kendaraan lebih besar.

Bahkan, kedua sistem ini mampu memberikan dorongan 50 persen lebih besar. Namun perbedaan penting pada turbocharger dan supercharger terletak pada power supply.

Sebuah turbocharger memakai aliran gas buang bagi energinya. Gas buang mulai berjalan melalui turbin yg mulai memutar kompresor. Turbin itu mampu berputar bahkan hingga 250.000 RPM.

Artinya, putaran turbin turbo itu hampir 30 kali lebih cepat daripada mesin kendaraan biasa. Turbin yg memproduksi dorongan tenaga tak memerlukan waktu yg lama. Alhasil, turbo mulai segera membuat kendaraan segera melesat.

Sementara itu, sumber daya supercharger adalah pada sebuah belt yg terhubung ke mesin. Supercharger mulai mengompresi udara dari tekanan atmosfer dan menciptakan dorongan dengan menyuplai udara ke dalam mesin.

Supercharger mampu menghasilkan tenaga 46 persen lebih besar. Sebab, peningkatan asupan udara memungkinkan penggunaan bahan bakar yg lebih banyak juga dalam proses pembakaran.

Jadi, perbedaan penting antara kedua perangkat ini adalah, supercharger mengambil daya dari crankshaft mesin sedangkan turbocharger memanfaatkan gas buang hasil pembakaran mesin.

Superchargers mampu berputar dengan kecepatan hingga 50.000 RPM. Sementara turbocharger tak terhubung ke mesin sehingga mampu berputar lebih cepat, hingga 250.000 RPM.

Turbocharger memiliki wastegate (sebuah perangkat yg mengatur tekanan di mana gas buang mengalir ke turbin dan membuka atau menutup ventilasi) sehingga dapat menekan emisi. Sementara supercharger tak memiliki wastegate sehingga asap mulai keluar dari supercharger.

Namun, dalam menetapkan perangkat mana yg lebih baik sebenarnya tergantung pada kendaraan itu sendiri. Supercharger dapat memberikan dorongan pada RPM rendah daripada turbocharger. Sementara turbocharger bekerja lebih baik pada putaran mesin tinggi.

===
Foto Kredit Carwow UK

(rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Supercharger Dan Turbocharger, Bedanya Apa?

Jumat 8 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Suzuki sudah memberikan serangkaian ubahan dan penambahan fitur pada Ertiga Dreza. Setelah sempat menghilangkan rem Antilock Braking System (ABS) di New Ertiga yg dirilis tahun…

Senin 25 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kini tengah berusaha membuka pasar Afrika Selatan dan Afrika Utara sebagai tujuan ekspor. Langkah ini dikerjakan sebagai strategi menghadapi…

Minggu 21 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bogor, KompasOtomotif – Yamaha berhasil menguasai penjualan di segmen Skutik berbodi bongsor di pasar sepeda motor nasional, lewat andalannya NMAX. Prestasi ini berhasil menggeser Honda…