Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Skutik Jangan “Disiksa” Terlalu Berat

Senin, Maret 14th 2016.


Jakarta, Kompas Otomotif –
Skuter matik yg tergolong sebagai kendaraan tunggal memang sebaiknya tak diberi beban yg berat setiap hari. Sebab, kemampuan mengangkut beban terbatas mampu membuatnya cepat rusak.

Dadang, Service Advisor Yamaha Persada Motor, mengatakan, ada kerugian yg harus ditanggung saat membebani Skutik di luar kemampuannya. Bukan cuma tak nyaman saat dikendarai, melainkan komponen tunggangan mulai lebih cepat usianya (tidak normal).

“Kerugiannya beragam, akan dari kenyamanan berkendara atau juga bagian sepeda motor yg dapat cepat rusak. Ini tentu karena beban yg berlebihan,” ujar Dadang kepada KompasOtomotif, Jumat (11/3/2016).

Kerugian yg pertama, boros bahan bakar. “Semakin berat beban kendaraan maka otomatis tenaga yg dibutuhkan juga semakin lebih besar. Efeknya, bahan bakar yg dikonsumsi juga lebih banyak dibanding keadaan normal,” ujar Dadang.

Kedua, berkendara menjadi tak nyaman dan sulit melakukan manuver. “Penguasaan Skutik mulai semakin berkurang dengan bobot berat tersebut. Tentunya ini mulai sangat berbahaya,” tutur Dadang.

Ketiga, kanvas ganda mulai semakin cepat usianya. Pada Skutik, komponen tersebut mempunyai peran penting, dan salah sesuatu faktor kenyamanan berkendara.

“Ini yaitu komponen yg kerap mengalami kerusakan saat Skutik diberi beban berlebihan. Usia normal kanvas ganda 25.000 km sekali. Namun, kalau bebannya terus berlebihan setiap hari, umurnya dapat cuma sekitar 8.000 km (kurang dari sesuatu tahun). Lalu biaya perbaikannya sebesar Rp 400.000,” kata Dadang.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Skutik Jangan “Disiksa” Terlalu Berat

Jumat 4 Desember 2015 | Berita Otomotif

Pemasok komponen OEM (Original equipment manufacturer) yang berasal Jepang, Aisin menunjuk PT Berkat Otoparts Indonesia (BOI) sebagai diler penting di Indonesia. BOI yg yaitu group…

Jumat 1 Januari 2016 | Berita Otomotif

Awal tahun ini Google memang menyampaikan bahwa pihaknya sedang mencari mitra bagi membangun sebuah mobil self-driving ke pasar otomotif. Lama mencari, akhirnya Google berhasil menemukan…

Jumat 22 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Rabu (20/4/2016), mengeluarkan rilis mengenai hasil pengujian yg tak sesuai kepada Kementrian Darat Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang.…