ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Sirkuit Sentul Masih Pengin Gelar MotoGP

Senin, Maret 14th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Hingga sekarang pemerintah Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang konsep penyelenggaraan MotoGP. Berbagai wacana skenario telah pernah diungkap namun belum ada kepastian.

Pemerintah lewat Kementerian Olahraga telah menyatakan Februari lalu, Sirkuit Sentul, sebagai tempat satu-satunya punya swasta yg siap, tak dapat menyelenggarakan MotoGP bila memakai anggaran negara. Sebab itu alternatif berkembang hingga mendirikan sirkuit baru. Kabar terakhir lokasinya di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Ternyata, Sirkuit Sentul belum menyerah. Irawan Sucahyono, Circuit Advisor Sentul, mengatakan, Senin (14/3/2016), bersiap menggandeng investor. Tapi dengan begitu Irawan mengajukan konsep komersial agar dapat balik modal sekaligus untung sebab itulah yg diinginkan investor.

“Berarti kalau tak pakai uang negara, ya telah pakai swasta. Swasta mulai menjadi acara komersial, kalian lakukan secara komersial supaya dapat menutup biaya, karena swasta tak mungkin bila tak ada timbal balik. Pemerintah diuntungkan kalau gelar MotoGP karena jadi branding image negara yg luar biasa hebat, tetapi buat swasta kan kemasannya harus komersial,” ujar Irawan.

Irawan menyampaikan ingin menawarkan sekali lagi ke pemerintah, MotoGP digelar di Sentul pada 2017. Renovasi sirkuit agar sesuai regulasi Dorna Sport dan FIM serta aktivitas penyelenggaraannya pakai uang sendiri.

“Sentul sadar bahwa Kemenpora mulai membuat MotoGP dan tak melirik Sentul. Cuma kita tahu ga bakal mampu (MotoGP 2017) kalau tak di Sentul, kecuali kalian lihat sekarang telah ada ground breaking (sirkuit baru),” ucap Irawan.

Dia menyampaikan lagi, Dorna sebagai pemegang hak penyelenggaraan MotoGP telah mengenal Sirkuit Sentul. Justru, kata Irawan, Dorna menoleh ke Indonesia karena telah milik sirkuit internasional di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

“Sentul memang kerjaan sehari-harinya bikin balap dan obsesinya tetap MotoGP. MotoGP dapat masuk dari siapapun yang berasal ada uangnya. Kami tetap mau mengajak pemerintah karena ada keuntungan, membina pebalap, menaikan pebalap ke level internasional, selain itu pariwisata dan industri sangat diuntungkan jadi tetap kita mulai berusaha membawa MotoGP ke Indonesia,” papar Irawan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Sirkuit Sentul Masih Pengin Gelar MotoGP

Jumat 18 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – 2016 dijadikan sebagai ”tahunnya SUV” bagi Mercedes-Benz Indonesia (MBI). Tak cuma fokus menghadirkan sedan-sedan berkelas, merek berlogo bintang tiga sudut itu justru…

Minggu 6 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – “Kopi darat” gabungan (kopdargab) rutin Toyota Etios Valco Club Indonesia kembali digelar pada pengujung Februari dulu di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur.…

Sabtu 19 Maret 2016 | Berita Otomotif

Palembang, KompasOtomotif – SUV memang memiliki kesan gagah, macho dan kental aura petualang. Pandangan tersebut membuat SUV lebih digandrungi oleh kaum pria.    Begitu pula…