ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Siapa Yang Untung Kalau Indonesia Impor Truk Bekas?

Sabtu, April 2nd 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Sama seperti asosiasi kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo), pihak Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) juga menentang kebijakan pemerintah tentang impor truk bekas. Metode itu dikatakan cuma merugikan untuk industri otomotif dalam negeri.

Menurut Sekretaris Jendral Askarindo T.Y Subagio, dibukanya keran impor truk bekas mengganggu industri karoseri. Dalam hal ini terutama untuk perusahaan yg bermain di segmen kepala truk.

“Ini merugikan karena yg diuntungkan industri rekondisi, mereka impor kendaraan bekas dahulu dimodifikasi secara layak buat digunakan kembali,” jelas Subagio di International Trade Exhibition for Auto Parts, Accessories and Vehicle Equip (INAPA) yg digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Subagio menjelaskan, perkara yg dapat kejadian yakni pengimpor cuma memanfaatkan bagian sasisnya saja. Lantas bodi atau karoserinya dirancang kembali hingga terlihat seperti model baru dan dijual kembali.

Indonesia pernah menjalankan kebijakan impor truk bekas pada 1998, jelas Subagio. Saat itu kondisinya menolong industri yg kena imbas krisis ekonomi. Kebijakan itu akhirnya dihentikan pada 2006, kemudian dibuka lagi lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 127 tahun 2015.

“Kami merasa sangat kecewa karena pasti berpengaruh pada produk karoseri. Kategori niaga pasti terganggu,” ucap Subagio.

Askarindo ketika ini memiliki 525 perusahaan karoseri dan penyedia komponen. Lebih dari 50 persen anggotanya memproduksi sendiri karoseri di dalam negeri.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Siapa Yang Untung Kalau Indonesia Impor Truk Bekas?

Jumat 1 Januari 2016 | Berita Otomotif

Di mana-mana banyak orang memberikan cara buat menghemat BBM bagi motor. Ada yg dengan cairan, mengoprek mesin, dan yang lain sebagainya. Nah, kali ini merdeka.com…

Jumat 15 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Di tengah lesunya pasar otomotif nasional dan persaingan yg semakin ketat sepanjang 2015, PT Toyota-Astra Motor (TAM) berhasil mempertahankan posisinya sebagai market leader.…

Senin 21 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Ruang pamer motor tidak perlu di showroom atau diler saja. Di sebuah kontainer pun bisa. Seperti yg dikerjakan produsen motor Jerman BMW. Usai singgah di…