Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Siap-siap, Ford Indonesia Akan Revisi Pengumuman Mundur

Selasa, April 12th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif — Ford Motor Indonesia (FMI) sudah menyatakan bersedia merilis pernyataan resmi baru bagi mengklarifikasi pengumuman pengunduran diri yg pernah disebarluaskan kepada konsumen via surat elektronik pada 25 Januari lalu. Komitmen ini tertuang dalam perjanjian perdamaian antara FMI dan David Tobing selaku konsumen penggugat, meski nantinya mampu saja tak ada keterangan itu pada klarifikasi FMI.

Pernyataan klarifikasi FMI mulai terbit dalam tempo tiga hari setelah perjanjian perdamaian itu ditandatangani kedua pihak pada Senin (11/4/2016). Itu berarti, tenggang waktu terakhir pada Rabu (13/4/2016).

Penerbitan pernyataan dikerjakan melalui surat elektronik kepada segala konsumen. Apabila ada konsumen yg tak mendapatkan pernyataan tersebut, mereka dianggap menerima pernyataan klarifikasi setelah hal tersebut diumumkan lewat situs resmi Ford Indonesia.

Berikut isi sebagian perjanjian perdamaian tersebut:

Pihak II sebutan buat FMI.

Pasal 2

Pihak II bersedia bagi menerbitkan pengumuman baru dalam situs maupun secara surat elektronik kepada semua pelanggan Ford seperti yg sudah dikerjakan sebelumnya pada tanggal 25 Januari 2016 menggantikan pengumuman tertanggal 25 Januari 2016 buat mengklarifikasi bahwa Pihak II berkomitmen menjalankan ketentuan-ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dari Perjanjian Perdamaian ini selambat-lambatnya 3 (tiga) hari setelah ditandatanganiya Perjanjian Perdamaian ini.

Pelanggan yg tak mendapatkan pengumuman melalui surat elektronik yg sebabkan oleh alasan apapun, mulai dianggap sudah menerima pengumuman setelah pengumuman baru sudah diterbitkan melalui situs Ford di Indonesia.

Ford Fitur memudahkan parkir pararel dan seri dipunyai Ford New Focus.

Tidak jelas

“Mereka mulai merevisi statement di awal itu pada 25 Januari. Mereka mulai membuat pengumuman di website, tak mulai tutup sampai menunjuk pihak ketiga. Batas waktunya sampai 31 Maret 2017,” kata David via telepon, Senin (11/4/2016).

Menurut David, pernyataan resmi FMI pada 25 Januari dulu tak jelas dan membuat ketidakpastian. Sebab, menurut isi pernyataan, FMI mulai menutup segala operasi pada paruh kedua tahun ini, dan konsumen masih mendapat layanan diler Ford hingga dua waktu ke depan pada tahun ini.

“Saya bilang, itu pengumuman yg tak menjamin kepastian. Seharusnya, ada informasi siapa pengganti (pelayanan purnajual) karena, kalau telah ada, pasti dicantumkan,” kata David.

Landasan gugatan David pada FMI berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ada beberapa tuntutan dari David kepada majelis hakim. Pertama, memerintahkan FMI menunda penghentian semua operasinya di Indonesia sebelum menunjuk pihak yg mulai memberikan pelayanan purnajual kendaraan. Kedua, memerintahkan FMI buat tak membubarkan diri sebelum ada penanggung jawab layanan purnajual.

Perkara itu akhirnya diselesaikan lewat mediasi yg berujung pada penandatanganan perjanjian perdamaian oleh Bagus Susanto sebagai Presiden Direktur FMI dan David pada Senin (11/4/2016). Perjanjian perdamaian itu mulai dibacakan dalam putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2016).

Kesimpulannya, David Tobing menuntut Ford bagi mengumumkan nama perusahaan yg bertanggung jawab dengan layanan purnajual buat konsumen di Indonesia, sebelum mereka tutup. Dengan kepastian ini, maka konsumen tak perlu lagi khawatir karena merasa tak telantar.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Siap-siap, Ford Indonesia Akan Revisi Pengumuman Mundur

Kamis 14 Januari 2016 | Berita Otomotif

London -Kemewahan dan semua hal yg eksklusif melekat pada kehidupan anggota keluarga kerajaan. Seperti yg dialami pangeran kerajaan Inggris, George. Ia mewarisi mobil miniatur Aston Martin…

Selasa 16 Februari 2016 | Berita Otomotif

Gothenburg, KompasOtomotif – Perangkat keselamatan mobil kantong udara alias airbag, awalnya diletakan di kemudi bagi melindungi pengemudi. Teknologi dan kebutuhan pun berkembang hingga posisinya beragam,…

Selasa 8 Desember 2015 | Berita Otomotif

Wolfsburg, KompasOtomotif – Total kendaraan Volkswagen (VW) yg memakai perangkat lunak ilegal pada mesin diesel berjumlah 11 juta unit di semua Indonesia. Sebagai bentuk tanggung…