Hubungi Kami SMS whatsapp
Sepeda Motor Masih Diperlakukan Diskriminatif Di Jalan - Isuzu Surabaya - Isuzu Surabaya
Isuzu Surabaya

Dealer Resmi Isuzu Surabaya

Menu

Sepeda Motor Masih Diperlakukan Diskriminatif Di Jalan

Sabtu, Maret 12th 2016.


Jakarta, KompasOtomotif –
Sudah sesuatu tahun berjalan, pelarangan untuk pengguna sepeda motor melintasi Jalan MH Thamrin dan Merdeka Barat, di Jakarta Pusat. Hingga ketika ini belum terdengar adanya rencana lanjutan rekayasa pengendalian dahulu lintas di kedua ruas jalan tersebut.

Aturan pelarangan sepeda motor, seharusnya sejalan dengan mulai diberlakukannya ruas jalan berbayar atau electronic ride pricing(ERP). Pengembangan dulu lintas di wilayah Ibu Kota ini, seolah semakin menyudutkan pengguna sepeda motor.

 “Kalau diperhatikan,  pelarangan sepeda motor dikerjakan pada sebagian dari koridor ERP yg mulai diberlakukan nanti.  Diakui atau tidak,  ini adalah persiapan untuk  ERP,” ujar Leksmono Suryo Putranto, Guru Besar Bidang Transportasi Universitas Tarumanegara kepada KompasOtomotif, Sabtu (12/3/2016).

Leksmono yg bergelar profesor ini melanjutkan, mulai tak adil seandainya pelarangan cuma sepeda motor saja. Maka dari itu, pelaksanaan ERP harus langsung dilaksanakan. Dengan ERP maka tak ada lagi diskriminatif, siapa saja boleh lewat, kendaraan apa saja, yg utama bayar.

“Memang tak adil seandainya yg dibatasi cuma sepeda motor.  Jadi bagaimanapun, ERP perlu harus langsung diberlakukan. Seiring dengan itu, angkutan umum diperbaiki dengan upaya yg habis-habisan, bukan cuma sebagai business as usual (berjalan seperti biasanya),” Profesor Leksmono.

Pembatasan sepeda motor, hingga ketika ini cuma sebatas Jalan Thamrin menuju Jalan Merdeka Merdeka Barat, yg diberlakukan sejak Desember 2014. Seperti yg terdapat pada Peraturan Gubernur Nomor 195 tahun 2014.

Namun, selain Thamrin dan Merdeka Barat, Pemprov juga mulai memperluas zona tersebut hingga Sudirman (Ratu Plaza), Jalan Sisingamangaraja, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gatot Soebroto dan Jalan Rasuna Said (Pergub Nomor 5 Tahun 2015 pasal 80). Sesuai dengan rencana memberlakukan ERP.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Sepeda Motor Masih Diperlakukan Diskriminatif Di Jalan

Minggu 31 Januari 2016 | Berita Otomotif

Dari jalan kemudian ke sungai. Ya, mungkin ini adalah akhir yg cukup singkat buat Ferrari California. Ini bukan kali pertama mobil eksotis Italia ini ‘mandi’…

Selasa 10 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta – Pengguna mobil Kijang Innova antusias menyambut kedatangan All New Kijang Innova. Bahkan sebelum mobil resmi dijual pun, pengguna Innova ada yg sengaja menitipkan mobil…

Selasa 29 Desember 2015 | Berita Otomotif

Suzuki diprediksi mulai menggoyang eksistensi Ninja ZX-14R atau H2 sebagai motor produksi dengan supercharger. Walau memang tak sekelas, Kawasaki dengan Ninja H2 mencoba curi perhatian…