Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Saran Gaikindo Kepada Pemerintah Agar Otomotif Indonesia Kalahkan Thailand

Selasa, April 5th 2016.

Jakarta -Industri otomotif Indonesia masih tertinggal dengan Thailand. Thailand telah mampu mengekspor jutaan mobil per tahun, sedangkan ekspor Indonesia baru ratusan ribu setahun.

Padahal, menurut Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Yohannes Nangoi, penjualan domestik Indonesia dua tahun belakangan sudah melampaui Thailand. Tapi bagi menjadi basis produksi, Indonesia masih tertinggal.

“Thailand itu dengan 65 juta penduduk, dia ekspor telah mencapai 1 juta per tahun. Domestiknya lebih kecil daripada Indonesia. Tiga tahun terakhir Indonesia menang. Tapi ekspor Indonesia 200 ribu, hanya seperlimanya Thailand. Ini yg kalian pelajari secara detail apa yg membuat kok Thailand lebih dipilih oleh para produsen buat jadi basis produksi,” kata Nangoi.

Menurut Nangoi, ada dua hal yg harus dibenahi. Misalnya regulasi mengenai insentif buat dua macam kendaraan.

Misalnya sedan dan small SUV sebagai segmen yg diterima pasar global diberikan keringanan pajak. Dengan pajak yg ringan, maka volume penjualan sedan dan small SUV di domestik mulai meningkat. Dengan begitu, pabrikan mulai memilih Indonesia bagi menjadi basis produksi sedan dan small MPV sehingga dapat diekspor juga ke luar negeri.

“Sehingga pasar ekspornya lebih luas. Karena biasanya kalian produksi di Indonesia, dipasarkan di Indonesia, kemudian karena market di luar begitu luas maka mampu diterima di luar dan kami ekspor,” kata Nangoi.

Saran selanjutnya adalah kesiapan fasilitas. Misalnya, bagaimana caranya agar pelabuhan sebagai gerbang ekspor menjadi lebih gampang dijangkau.

Logistic time dari pabrik ke pelabuhan itu juga terus kalian komunikasikan ke pemerintah,” kata Nangoi.

Saran Gaikindo berikutnya adalah kesiapan industri komponen lokal. Di Thailand, industri komponen lokal telah sebanyak 2.000-an. Sedangkan Indonesia baru 800 industri komponen lokal.

“Itu pun ingin kami kembangkan. Karena kalau enggak, kalian susah berkompetisi,” ucap Nangoi.

(rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Saran Gaikindo Kepada Pemerintah Agar Otomotif Indonesia Kalahkan Thailand

Jumat 11 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Mobil nasional (mobnas) Esemka bersiap diproduksi paruh kedua tahun. Prosesi pendirian pabrik perakitan tengah berlangsung di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jawa…

Minggu 13 Maret 2016 | Berita Otomotif

Wolfsburg, KompasOtomotif – Efek skandal uji emisi Volkswagen (VW) di Amerika Serikat (AS) alias “dieselgate” selalu merambat. Kini, produsen otomotif terbesar di Eropa tengah ancang-acang…

Minggu 7 Februari 2016 | Berita Otomotif

Sebuah mobil Ferrari Enzo tahun 2006 dahulu mengalami kecelakaan mengerikan yg membuatnya terbelah menjadi dua. Nyaris tidak berbentuk. Namun baru-baru ini mobil tersebut sudah diperbaiki…