ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Royal Enfield Indonesia Sedang “Mencari Bentuk”

Jumat, Januari 15th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Pemain otomotif baru, Royal Enfield, optimis sukses di pasar roda beberapa Indonesia. Keyakinan tinggi karena merek asli Inggris bercita rasa India ini masuk di kelas sepeda motor bermesin menengah (250cc – 750cc) yg dikatakan belum banyak pemainnya.

Rekanan bisnis Royal Enfield di dalam negeri, Distributor Motor Indoensia (DMI), baru saja meresmikan diler perdana di Jakarta, Kamis (14/1/2016), sekaligus memastikan bisnis ritel sudah dimulai. Ada empat model yg dijual pada rentang harga Rp 54 juta – Rp 144 juta.

“Barangnya pasti laku lihat saja motornya. Kami mengisi market yg belum ada pasarnya, di segmen mid-size engine belum ada saingannya,” ujar Ade Sulistioputra, Managing Director DMI, usai peresmian diler.

Mencari bentuk

Kendati yakin, Ade mengakui Royal Enfield masih mencari bentuk di Indonesia. Strategi awal yg diterapkan bukan fokus pada penjualan tetapi memastikan seluruh orang kenal dengan Royal Enfield.

Ade juga belum dapat memastikan model mana yg bakal lebih digemari masyarakat Indonesia. Saat ini Royal Enfield menawarkan Bullet (350cc dan 500cc), Classic (350cc dan 500cc), Rumbler 500, dan Continental GT 535cc.

“Kami masih mencari bentuk, kalian lihatlah permintaannya ke (model) mana. Sebulan lagi mungkin aku jawab,” ucap Ade.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Royal Enfield Indonesia Sedang “Mencari Bentuk”

Sabtu 16 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Kabar baik buat Anda yg milik niat membeli Sport Utility Vehicle (SUV) kompak Chevrolet Trax. Sebab, di ajang Indonesia International Motor Show…

Senin 11 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta –Selayaknya lelaki lain, Johan Budi juga pernah merasakan masa muda yg penuh gelora. Masa-masa di mana semangat muda dan jiwa nakal memuncak. Mata Johan menerawang…

Sabtu 16 Januari 2016 | Berita Otomotif

Berau, KompasOtomotif – Datsun Risers Expedition (DRE) gelombang ketiga etape pertama di Kalimantan Timur mencapai titik akhir. Melahap jalan darat lebih dari 800 km, para…