Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Riset: Pemasangan Kamera Di Helm Tak Berbahaya

Kamis, Januari 21st 2016.

London -Hasil penelitian yg dikerjakan Transport Research Laboratory dan BBC menunjukkan, helm yg dipasangi kamera ternyata tak membahayakan penggunanya. Fakta tersebut juga menyanggah kekhawatiran yg ada sebelumnya.

Seperti dilansir Visordown, Kamis (21/1/2016), penelitian yg dikerjakan di sejumlah kota di Inggris dua waktu dahulu itu, bertujuan bagi mencari tahu potensi bahaya pemasangan kamera terhadap kecelakaan. Helm yg diteliti terdiri dari dua macam akan dari helm bercangkang keras, hibrida, serta macam EPS busa.

Sebagai acuan buat penilaiannya adalah, Peraturan Uni Eropa 22,05, yg yaitu standar keamanan buat helm sepeda motor. Dalam penelitian itu didemonstrasikan dua penempatan kamera di helm, yakni di bagian samping, depan (di bagian atas  sisi depan helm atau di depan jidat pengguna), serta di bagian atas.

Kemudian, penelitian mengukur dampak dari pemindahan energi dari bobot kamera tersebut  terhadap bagian helm dimana kamera tersebut dipasang.

Setelah dikerjakan simulasi, hasilnya menunjukan, pemasangan kamera itu tidak berkotealsi positif dengan meningkatnya risiko cidera kepala di ketika kecelakaan.

“Adanya kekhawatiran (tentang kamera di helm) sudah memicu keinginan bagi membuktikan dampak keamanan memperbaiki kamera buat helm. Hasilnya menggembirakan, bahwa berbagai konfigurasi yg sudah diuji menunjukan masih memenuhi standar keamanan,” ujar Richard Cuerden, Kepala Riset Ilmuwan di TRL.

Hanya, Cuerden mengatakan, ada dua variabel yang lain yg belum dibuktikan, yakni apakah dampak itu juga tak terjadi pada segala helm buatan berbagai pabrikan dan dari semua macam bahan. Oleh karena itu, lanjut dia, perlu penelitian lebih lanjut  dengan skenario,  obyek, serta ukuran penilaian yg sama.

Penelitian itu digelar karena semakin banyaknya pengguna kendaraan yg memasangi helmnya dengan kamera.  Bahkan, kabarnya, kecelakaan yg membuat pebalap F1 Michael Schumacher mengalami luka serius di bagian kepala pada 2013 lalu, salah satunya disebabkan pemasangan kamera pada helmnya. (arf/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Riset: Pemasangan Kamera Di Helm Tak Berbahaya

Kamis 28 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Selain mobil baru, dua diler Resmi BMW di Indonesia juga mengelola penjualan mobil bekas. Istilah yg digunakan bagi Mobkas berstatus resmi itu…

Sabtu 16 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berhasil mendongkrak kinerja ekspor sepanjang 2015, di ketika pasar domestik melemah. Berdasarkan data yg diterima KompasOtomotif,…

Rabu 16 Maret 2016 | Berita Otomotif

Surabaya -Diiringi dengan peragaan busana model cantik,  Ferrari membuka service centre di Jalan HR Muhammad, Surabaya. Service Centre resmi yg baru pertama kali dibangun di luar…