Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Rem Otomatis Jadi Fitur Standar Di AS Pada 2022

Kamis, Maret 17th 2016.

Washington DC – Para produsen mobil sepakat memasang sistem pengereman darurat yg bekerja otomatis bagi seluruh kendaraan yg dipasarkan di wilayah AS pada September 2022.

Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya AS atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyatakan kesepakatan memakai rem otomatis mulai melibatkan 10 produsen mobil guna mencegah ribuan masalah tabrakan dalam setahun.

Kesepakatan final juga melibatkan para produsen mobil yg memiliki penjualan hingga 99% di AS di antaranya, Toyota Motor Corp, General Motors Co, Ford Motor Co, Fiat Chrysler Mobil NV, Honda Motor Co, dan Volkswagen AG.

Rem darurat otomatis mencakup sistem yg dirancang bagi mencegah tabrakan ketika supir tak melakukan pengereman atau gagal meneruskan daya pengereman yg cukup bagi menghindari tabrakan.

Berdasarkan perjanjian tersebut, produsen mobil diberi waktu cukup panjang bagi menambahkan teknologi di sejumlah kendaraan yg memiliki kendala teknis, termasuk buat mobil bertransmisi manual.

Administrator NHTSA Mark Rosekind dalam sebuah wawancara kepada Reuters menyatakan gembira atas kesepakatan sukarela terhadap teknologi keselamatan kendaraan padahal belum ada aturan hukum yg mengikat.

“Kami sangat gembira tentang hal ini,” kata Rosekind, kendati menolak mengkonfirmasi rincian program lebih detail sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (17/3/2016).

Insurance Institute for Highway Safety, kelompok yg mendorong kesepakatan dengan produsen mobil, menyatakan sebanyak 20% dari kecelakaan mampu dicegah dengan teknologi. Dewan Keselamatan Transportasi dan Laporan Konsumen juga mendesak teknologi tersebut menjadi fitur wajib di segala kendaraan.

“Lakukan perhitungan. Ada 5 juta tabrakan setiap tahun. Jika berkurang 20% maka 1 juta perkara berkurang, dan itu angka yg besar,” kata Rosekind.

Pada tahun 2012, tabrakan dari belakang membunuh 1.705 orang dan melukai 547 ribu lainnya di AS.

Sekitar 87% dari jumlah tewas dan luka-luka sudah merupaya menghindari tabrakan seandainya kendaraan itu memiliki sistem bagi menghindari tabrakan — karena tabrakan terkait dengan kelengahan supir, berdasarkan penelitian.

Joan Claybrook, mantan Administrator NHTSA, mengeluarkan aturan yg mengikat secara hukum.

Dia menyampaikan kesepakatan dikembangkan secara rahasia dan tak menjadi konsumsi publik, tak ada hukum yg mengikat seandainya perusahaan-perusahaan menaati dan tak ada hukuman seandainya perusahaan tak menaati hal itu.

Rosekind menyampaikan pihaknya membutuhkan setidaknya delapan tahun menyusun aturan yg mengikat secara hukum. [ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article Rem Otomatis Jadi Fitur Standar Di AS Pada 2022

Senin 14 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Proyek penyelenggara MotoGP dalam pandangan pihak Sirkuit Internasional Sentul membutuhkan beberapa pihak, yakni pemerintah sebagai pemegang izin dan swasta sebagai penyelenggara. Ada…

Jumat 11 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Meski banyak membahas tentang Casey Stoner, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez, ternyata pebalap favorit Matteo Guerinoni bukan salah sesuatu di…

Rabu 11 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Tiga komponen pada kendaraan tersebut telah seharusnya ada dan tak dianjurkan buat dihilangkan. Semua komponen tersebut mempunyai warna yg menjadi ciri khasnya masing-masing. Dengan lampu…