Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Potret Otomotif ASEAN Di 2016

Jumat, Desember 25th 2015.

Bangkok, KompasOtomotif – Lesunya pasar otomotif tahun ini yg terasa di negara otomotif besar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) memengaruhi total performa tahunan. Seperti diberitakan Bangkok Post, Senin (21/12/2015), para pelaku industri memprediksi kalau total pasar ASEAN tahun ini turun 6 persen dengan pencapaian 3 juta unit.

Presiden Ford for ASEAN Mark Kaufman hasil pada 2015 relatif tak berubah sampai tahun depan. Berbagai persoalan tetap melanda ASEAN dan selalu menekan industri otomotif pada 2016, terutama karena keadaan ekonomi.

Salah sesuatu penyumbang terbesar ASEAN selain Indonesia, Thailand, dipercaya tetap mengalami penurunan penjualan mobil karena pajak baru yg diatur oleh level emisi karbondioksida mulai diterapkan akan 2016. Beban baru itu bakal memengaruhi harga mobil di pasaran dan penjualan domestik.

Performa ASEAN

Menurut data Asean Automotive Federation, penjualan mobil baru pada 2012 mencapai 3,47 juta unit atau meningkat 34 persen dibanding 2013. Lonjakan itu terpicu dari permintaan domestik Indonesia yg membaik setelah krisis moneter pada 2008 dan skema insentif first time car buyer yg digerakan Thailand.

Menuju 2013, volume kembali meningkat, kenaikan 2,31 persen mendorong total penjualan menjadi 3,55 juta unit di ASEAN. Peningkatan itu didapat dari kinerja Indonesia yg bertumbuh tetapi beraura negatif sebab didapat dari penundaan distribusi unit hasil program first time car buyer dari Thailand.

Pengamat otomotif pernah menyampaikan program first time car buyer seperti mencuri penjualan mobil pada masa depan. Hasilnya dirasakan pada 2014, para manufaktur di Thailand tak dapat meningkatkan penjualan sebab produksi masih berusaha memenuhi permintaan yg tertunda.

Pada 2014, Thailand turun 33,7 persen menjadi 881.832 unit. Sedangkan di Indonesia cuma turun beberapa persen menjadi 1,21 juta unit. Efeknya, penjualan mobil di ASEAN drop 10,1 persen menjadi 3,19 juta unit.

2015

Selama 10 bulan 2015 total ASEAN tetap menurun, berkurang 6,2 persen dibanding periode yg sama pada 2014 menjadi 2,49 juta unit.

Masih di periode yg sama, Indonesia tergerus 17,9 persen (853.008 unit), Thailand turun 13,6 persen (621.742 unit), Malaysia minus 1 persen (541.142 unit), Brunei Darussalam anjlok 20,2 persen (12.157 unit). Peningkatan cuma terjadi di Filipina, tumbuh 22,4 persen (234.951 unit) dan Vietnam melesat 59 persen (164.571 unit).

Chairman Federation of Thai Industries Ong-arj Pongkijworasin sebagai asosiasi otomotif menduga performa Filipina dan Vietnam mulai tetap membaik pada 2016 karena didukung derasnya investasi asing.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Potret Otomotif ASEAN Di 2016

Jumat 19 Februari 2016 | Berita Otomotif

Semarang – Setelah sukses mengelar workshop buat jurnalis otomotif di Jakarta, Januari lalu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menyelenggarakan kegiatan serupa yg ditujukan buat…

Sabtu 23 Januari 2016 | Berita Otomotif

Philadelphia -Fiat 500L yg menjadi tunggangan Paus Fransiskus selama berada di Amerika Serikat dua waktu dulu bakal dilelang di Philadephia, AS. Dana hasil lelang tersebut mulai…

Rabu 6 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Ban mobil mampu cepat aus atau rusak sebelum usianya habis. Kondisi itu dapat terjadi bukan cuma cara pemakaian yg salah, tapi juga minimnya perawatan. “Selama…