ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Porsche “Pisah Ranjang” Dengan Maria Sharapova

Kamis, Maret 10th 2016.

Stuttgart, KompasOtomotif – Porsche menganggap pengakuan petenis Maria Sharapova pada Senin (7/3/2016) yang menyatakan ia memakai obat terlarang bernama Meldonium, telah cukup jadi alasan menghentikan hubungannya. Sudah tiga tahun, petenis dunia itu yaitu brand ambassador merek yang berasal Jerman itu.

Sharapova mengaku sudah mengonsumsi Meldonium sejak 10 tahun dahulu secara legal. Tapi obat itu kemudian masuk daftar doping oleh World Anti-Doping Agency (WADA) dan dilarang oleh International Tennis Federation (ITF) akan 1 Januari 2016.

Atlet yang berasal Rusia itu terus jadi “wajah” Porsche sebagai perwakilan merek. Sharapova kadang ikut berbagai aktivitas promosi termasuk pengenalan Boxter Spyder dan iklan Panamera GTS spesial yg diciptakan khusus untuk dia.

Ibarat pernikahan, situasi Porsche dan Sharapova seperti pisah ranjang karena belum cerai. Beda dari gerakan Porsche yg terbaca seperti hati-hati sambil “wait and see”. Sponsor Sharapova yg lain, seperti TAG Heuer, memilih bagi tak melanjutkan kontraknya tahun depan.

Sementara Nike yg juga milik kontrak dengan Sharapova bertindak mengikuti Porsche. Entah apa yg bakal terjadi dalam dua waktu ke depan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Porsche “Pisah Ranjang” Dengan Maria Sharapova

Kamis 10 Maret 2016 | Berita Otomotif

Tidak mulai pernah dipungkiri bahwa Ferrari adalah salah sesuatu produsen mobil paling elit di dunia. Perusahaan yang berasal Italia ini menawarkan produk yg diinginkan dengan…

Selasa 2 Februari 2016 | Berita Otomotif

Tokyo – Manajemen Nissan Motor Company mengumumkan bahwa sekitar 930.000 mobil harus mengalami recall di segala dunia karena kait pada kap yg berpotensi mengalami kerusakan.…

Selasa 26 Januari 2016 | Berita Otomotif

Karawang, KompasOtomotif – Demi memuluskan produksi dan peluncuran Toyota All-New Fortuner dan Innova, Toyota Indonesia menggelontorkan investasi yg tak sedikit. Tercatat sekitar Rp 4,9 triliun…