Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Perhatikan, Urutan Mengganti Ban Mobil!

Senin, Februari 1st 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Satu hal yg paling tak disukai kebanyakan pengendara mobil yakni mengganti ban karena kempis atau bocor. Selain melelahkan, proses penggantiannya juga makan waktu lama jadi dapat menunda kepentingan lainnya.

Maka itu setiap pengendara wajib memahami semua prosedur penggantian ban dengan cadangan agar tak terlalu banyak buang tenaga dan cepat dilakukan. Pengetahuan dasar seperti di mana posisi dongkrak, ban cadangan, dan kunci-kunci, juga mampu mempermudah prosesnya.

Berikut urutan dasar mengganti ban, hasil dari informasi Teknisi Nissan dan Datsun Matheus Prima:

Febri Ardani Tumpuan dongkrak bagian ban depan kanan pada mobil monokok, Datsun GO , terletak di bagian bawah dekat pintu. Cari posisi panel bodi yg berbentuk beberapa lekukan seperti pada gambar, dulu letakan kepala dongkrak di antaranya.

1. Posisikan mobil di tempat datar dan tak licin.

2. Aktifkan rem parkir dulu pasang posisi gigi di “P” (Park) bagi transmisi otomatis atau gigi mundur untuk transmisi manual. Selain itu pastikan seluruh penumpang turun dari mobil dan jangan nyalakan mesin selama proses pendongkrakan.

3. Keluarkan ban cadangan dari tempat penyimpanannya, lantas cek kondisinya terutama tekanan angin. Keluarkan juga kunci pembuka baut pelek.

4. Kendurkan segala baut pelek pada ban yg mau diganti sebanyak sesuatu atau beberapa putaran ke arah kebalikan putaran jarum jam. Jangan sampai baut terlepas.

5. Posisikan kepala dongkrak pada titik tumpuan yg pas, lokasinya mampu dicek di buku panduan mobil atau pada tautan ini. Kemudian jungkitkan mobil memakai dongkrak hingga ban terangkat.

6. Buka segala baut dan ban. Pastikan ketika meletakan ban bagian pelek berada di atas agar tak rusak.

7. Pasang ban cadangan.

8. Kencangkan baut pada ban yg baru dipasang, pastikan posisi ban tak ada yg miring.

9. Kendurkan dongkrak perlahan hingga ban menapak tanah.

10. Kencangkan kembali seluruh baut.
Hal yg perlu diperhatikan, jumlah baut pada pelek. Pada pelek dengan empat baut maka kekuatan yg dibutuhkan bagi mengencangkan baut mencapai 9,5 kg – 11 kg sedangkan lima baut 11,5 kg – 13 kg.
Ukuran itu mampu jadi tak mampu ditakar segera tanpa alat khusus. Prima menyampaikan pada empat baut cukup dikencangkan memakai tangan sedangkan lima baut mampu pakai metode diinjak kaki.

11. Simpan kembali dongkrak dan kunci di tempat penyimpanan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Perhatikan, Urutan Mengganti Ban Mobil!

Kamis 3 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jenewa – Subaru akhirnya memperkenalkan tampang baru Subaru XV di Geneva Motor Show 2016. Siapa pun yg melihat crossover ini dijamin bakal setuju, kalau desain…

Rabu 25 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Selain Ninja RR Mono dan Z1000, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) juga menawarkan model yang lain yg telah menyandang status sebagai model…

Kamis 17 Desember 2015 | Berita Otomotif

Tangerang Selatan, KompasOtomotif – Saat sistem peredam kejut sepeda motor rusak atau biasa disebut “mati” memang mengganggu. Masalahnya bukan cuma mengubah performa kendaraan tetapi juga…