Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Pasokan Baja Sudah Normal, Pabrik Toyota Jepang Kembali Beroperasi

Senin, Februari 15th 2016.

Tokyo -Pabrik mobil Toyota Motor Corporation di Jepang akhirnya kembali beroperasi pada hari ini, Senin (15/2/2016). Sebelumnya proses produksi di pabrik dihentikan sementara pada 8 Februari hingga 13 Februari 2016.

Proses produksi di pabrik Toyota sempat terhenti akibat ledakan yg terjadi di pabrik baja Aichi Steel Corporation pada 8 Januari lalu. Kejadian tersebut menyebabkan pabrik Toyota kekurangan pasokan baja dari Aichi yg digunakan bagi memproduksi suku cadang, mesin, transmisi, dan sasis.

Dalam pernyataan di situs resmi, Toyota menyampaikan bahwa produksi telah dimulai pada hari ini sesuai dengan jadwal yg sudah ditetapkan. Pihak Toyota Motor Corporation mengucapkan terima kasih kepada para produsen yg sudah menyediakan pasokan suku cadang baja buat mereka.

“Toyota ingin mengonfirmasi bahwa produksi dimulai hari ini sesuai jadwal. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada produsen baja yg menyediakan pasokan cadangan dalam waktu singkat,” tulis Toyota dalam situs mereka.

“Kami juga sangat menghargai pengertian dan kerjasama dari pemasok kami, diler, pelanggan dan pihak yang lain yg terpengaruh akibat insiden ini,” lanjut pernyataan resmi Toyota. (nkn/rgr)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Pasokan Baja Sudah Normal, Pabrik Toyota Jepang Kembali Beroperasi

Minggu 22 November 2015 | Berita Otomotif

Pacitan -Seperti umumnya, menjelang akhir tahun 2015, menjadi momen evaluasi dan proyeksi buat perusahaan bagi menjalani bisnis di tahun berikutnya. Namun PT Astra Honda Motor tidak…

Rabu 2 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Selain menawarkan empat tipe Honda BR-V, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga menawarkan crossover 7-seater tersebut dengan paket aksesori Modulo. Paket aksesori…

Selasa 27 Oktober 2015 | Berita Otomotif

New York -Calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump tidak berhenti menuai sensasi. Berulang kali ia coba “mempermalukan” Ford yg berencana mulai membangun pabrik di luar negeri…