Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Palsukan Data BBM, Mitsubishi Jepang Diperiksa

Kamis, April 21st 2016.

Okazaki – Para pejabat Jepang menggeledah kantor Mitsubishi Motors Corporation menyusul terbongkarnya pemalsuan data yg dikerjakan oleh produsen otomotif itu terkait tingkat penggunaan bahan bakar produk kendaraan mereka.

Penggeledahan dikerjakan di salah sesuatu fasilitas produksi penting Mitsubishi yg terletak di Okazaki, Jepang, demikian lansir BBC News, Kamis (21/4/2016).

Pihak Mitsubishi sudah mengakui bahwa karyawan mereka memang mengubah data yg menggelembungkan angka jarak tempuh berbanding konsumsi BBM pada lebih dari 600.000 kendaraan yg mereka produksi.

Mereka juga mengakui ketidaksesuaian data ini digunakan bagi mendapat insentif yg lebih besar dari pemerintah, sehingga harga jualnya menjadi lebih murah.

Kendaraan yg terlibat adalah empat model mini-car, beberapa di antaranya eK Wagon dan eK Space, yg diproduksi oleh Mitsubishi Motor Corporation, serta beberapa lainnya Dayz dan Dayz Roox diproduksi Mitsubishi buat dipasok kepada Nissan Motors Corporation sejak Juni 2013.

Seorang juru bicara pemerintah menyampaikan bahwa mereka mengganggap hal ini sebagai ‘kasus yg sangat serius’. Pemerintah Jepang pun sudah meminta Mitsubishi buat menyerahkan laporan lengkap sebelum 27 April 2016, sebagai batas waktu yg ditentukan.

“Berdasarkan (temuan dari) pengeledahan dan laporan dari perusahaan, kalian ingin mengungkapkan sejauh mana ketidakakuratan itu sesegera mungkin,” ujar Yoshihide Suga, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang.

“Kami mulai menangani masalah ini secara ketat dan ingin memastikan keselamatan produk-produk mobil itu,” imbuhnya.

Sementara itu, analis otomotif dari JP Morgan, Akira Kishimoto, menyampaikan kepada Reuters bahwa ia memperkirakan skandal pemalsuan itu mampu membuat Mitsubishi mengeluarkan uang lebih dari 50 miliar yen atau sekitar Rp6 triliun, termasuk pembayaran kepada konsumen, biaya penggantian suku cadang, dan kompensasi kepada Nissan.

Ini adalah pertama kalinya untuk produsen mobil Jepang dilaporkan buat pelanggaran tentang manipulasi tingkat penggunaan bahan bakar.

Mitsubishi sudah berjuang selama bertahun-tahun bagi mendapatkan kembali kepercayaan konsumen setelah skandal cacat produksi di awal tahun 2000-an terkait ditutup-tutupinya berbagai persoalan seperti rem blong, kopling rusak, dan tangki bahan bakar yg jatuh dari mobil.

Pada tahun 2014, produsen mobil Korea Selatan Hyundai dan afiliasinya, KIA, setuju bagi membayar denda sebesar US$350 juta di AS, karena menggelembungkan data tingkat ekonomis bahan bakar kendaraan mereka. Mereka juga harus menangani klaim dari para pemilik mobil.

Tahun lalu, skandal besar melanda raksas mobil Jerman Volkswagen, yg ditemukan memasang peranti lunak bagi memanipulasi tingkat emisi pada kendaraan bermesin diesel mereka ketika pengujian. [ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Mobil Terbaru

Related Article Palsukan Data BBM, Mitsubishi Jepang Diperiksa

Rabu 16 Desember 2015 | Berita Otomotif

Washington -Banyak pabrikan ketika ini sedang mengembangkan teknologi mobil otonom atau mobil tanpa sopir. Saat ini prototipe mobil otonom memang masih dikerjakan pengujian, belum diproduksi massal.…

Jumat 22 Januari 2016 | Berita Otomotif

Siapa yg tidak bangga memiliki supercar jenis Lamborghini? Tak harus memiliki, cuma menaiki saja segala orang mulai merasa hebat. Lamborghini memang memiliki daya tarik yg…

Jumat 13 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Jika pengguna kendaraan multi guna bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) seperti Avanza, Mobilio, Xenia, dan Ertiga telah bosan memakai jok bawaan pabrikan,…