Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Otomotif Jepang Layu Di Rumah Sendiri

Selasa, Januari 5th 2016.

Tokyo, KompasOtomotif – Produsen mobil Jepang memperingatkan pemerintah buat mengganti, atau bahkan menghapuskan kebijakan pajak yg dibebankan pada konsumen pembeli mobil. Hal tersebut dikerjakan bagi menjaga kelangsungan produksi mobil domestik, juga sebagai upaya dalam menyikapi pasar otomotif yg selalu merosot.

Tuntutan itu adalah reaksi dari rencana partai penguasa, Liberal Demokratik, yg mengusulkan retribusi berjenjang akan April 2017. Asosiasi industri mobil di Jepang (JAMA) telah melakukan lobi bagi menggugurkan usulan tersebut, dengan alasan bahwa konsumen telah membayar pajak penjualan ketika membeli mobil.

”Kami tidak mampu menerimanya lagi. Pajak terlampau tinggi dan seandainya ini dilanjutkan, mulai sangat sulit buat industri otomotif memainkan perannya dalam perekonomian Jepang,” ucap Chairman JAMA Fumihiko Ike dalam sebuah briefing di Tokyo, belum lama ini, seperti dikutip Bloomberg, (31/12/2015).

Peringatan yg disampaikan pelaku industri otomotif itu adalah bagian dari upaya menaikkan pasar domestik. Pajak pembelian mobil di Jepang memang sangat tinggi, bahkan seandainya dibandingkan dengan Amerika Serikat, orang harus membayar lima kali lipat lebih mahal.

Konsumen muda pembeli mobil di Jepang ”mikir-mikir” beli mobil. Dari data JAMA, pemegang lisensi mengemudi bagi orang-orang berusia di bawah 40 tahun anjlok 46 persen seandainya dibandingkan angka 13 tahun lalu.

Bertahun-tahun merek-merek mobil di Jepang memindahkan konsentrasi ke luar negeri, bahkan jauh lebih sukses ketimbang bermain di negara sendiri. Pergeseran ini semakin cepat sejak Yen selalu melemah di bawah kepimpinan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Rencana penambahan pajak yg diusulkan salah satunya berdasarkan klasifikasi mobil yg ramah lingkungan, semakin ramah semakin rendah pajak. Proyeksi ke depan, di bawah sistem baru yg seandainya diterapkan, pajak negara naik 10 persen pada April 2017. Pajak negara dari industri otomotif di Jepang ebrkontribusi 8,7 persen.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Otomotif Jepang Layu Di Rumah Sendiri

Senin 25 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Selain dikenal sebagai distributor alat berat, PT United Tractors (UT) sejak 2004 akan merambah ke transportasi barang dan penumpang. Pada segmen itu,…

Sabtu 19 Maret 2016 | Berita Otomotif

Melbourne -Lewis Hamilton start dari urutan terdepan bagi balapan di Australia. Sementara itu, akibat kena penalti, Rio Haryanto start paling belakang. Lewis Hamilton menorehkan catatan waktu…

Sabtu 21 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Semua sepeda motor Moto Guzzi dibekali dengan mesin V-Twin 90 derajat yg diposisikan melintang (transverse). Jelas mulai ada beda, pada performa, juga…