Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

“Ngobrol” Bersama Matteo Guerinoni Tentang Stoner

Jumat, Maret 11th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif — Pria yang berasal Italia yg cukup lama tak lagi terlihat menjadi komentator MotoGP di layar kaca, Matteo Guerinoni, ternyata masih selalu memantau perkembangan balapan. Saat bertemu di salah sesuatu restoran miliknya di Jakarta, Selasa (8/3/2016), pria berambut sebahu ini mengungkap banyak pendapat, salah satunya tentang kembali mesranya hubungan antara Ducati dan Casey Stoner.  

Stoner memang cuma direkrut jadi test rider oleh Ducati akan Januari lalu. Namun, menurut Matteo, bila pebalap yang berasal Australia itu menunggangi Desmosedici GP15 ketika balapan, ia mampu menang.

MOHD RASFAN/AFP PHOTO Pebalap penguji Ducati yang berasal Australia, Casey Stoner, mengancingkan bajunya sebelum turun pada tes pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (2/2/2016).

Saat sesi awal tes pramusim, performa Stoner gemilang. Dia mencatatkan waktu tercepat di antara segala pengendara Desmosedici GP15. Hal ini membuktikan motor Ducati sebenarnya sanggup kompetitif dibanding tunggangan tim-tim hebat lain.

Matteo mengatakan, Ducati yg musim ini diperlakukan sejajar dengan Honda dan Yamaha diuntungkan karena memakai perangkat elektronik yg sama buatan Magneti Marelli. Ducati telah menggunakan Magneti Marelli sejak lama jadi unggul adaptasi.

Namun, persoalan mendasar Ducati yakni tak milik pebalap sekaliber empat top rider, merupakan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa. Ducati terakhir juara dunia bersama Stoner pada 2007.

Kendati bukan orang Italia, Stoner adalah legenda Ducati. Matteo bercerita, setelah diresmkan sebagai test rider, Stoner pergi mengunjungi pabrik Ducati di Borgo Panigale di Bologna, Italia. Ia mengatakan, waktu Stoner masuk ke dalam lini produksi berhenti dan segala orang bertepuk tangan selama tujuh menit.

Donny Apriliananda Matteo Guerinoni

“Saya enggak tahu dia mulai kembali atau tak (sebagai pebalap Ducati). Saya enggak tahu kalau rencana Ducati mengambil Stoner tahun depan karena kan tahun ini seluruh kontrak pebalap habis. Kalau Stoner bilang dia mau kembali, pasti diambil segera oleh Ducati. Tetapi, itu segala tergantung Stoner, bukan yg lain,” ujar Matteo.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article “Ngobrol” Bersama Matteo Guerinoni Tentang Stoner

Sabtu 12 Maret 2016 | Berita Otomotif

London -Mitsubishi memang sudah menyuntik mati Lancer Evo. Pabrikan yang berasal Jepang itu kini fokus pada segmen SUV yg ketika ini sedang diidam-idamkan. Mitsubishi pun bersiap…

Senin 4 Januari 2016 | Berita Otomotif

Michigan – Produsen otomotif yang berasal AS, Ford, menyatakan bersiap memproduksi kendaraan pikap kabin ganda bermesin hybrid pada tahun 2020. Rencananya, produk kendaraan yg mulai…

Minggu 3 Januari 2016 | Berita Otomotif

Detroit, KompasOtomotif – Kabar tentang proyek Honda merancang versi performa Civic generasi kesepuluh yg telah mendebut pada November dahulu merebak lagi . Forum khusus loyalis,…