Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Musim Hujan, Waspadai Beli Mobil Bekas “Sisa” Banjir!

Rabu, Januari 13th 2016.

KOMPAS.com –Bila milik rencana membeli mobil bekas (Mobkas) dalam waktu dekat, calon pembeli harus memastikan kendaraan itu bukan bekas terendam banjir. Selain mengenali keadaan Mobkas, calon pembeli juga perlu tahu lokasi penjualan kendaraan bekas terendam banjir.

Setiap kali musim Hujan datang, dua daerah telah jamak dikenal rawan tergenang banjir. Sebut saja kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Semarang, sebagai contohnya. Biasanya, ada banyak penawaran Mobkas setelah “musim” banjir usai.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), baru-baru ini telah mengumumkan bahwa puncak musim Hujan diperkirakan akan terjadi pada akhir Januari 2016, setidaknya bagi wilayah Jakarta dan sekitarnya. Nah, bila rencana pembelian Mobkas terjadwal pada bulan-bulan pertama sesudah puncak musim Hujan tersebut, kejelian harus ditambah.

“Mobil yg telah pernah terendam banjir pasti mulai ada persoalan pada waktunya nanti, apakah korslet, atau persoalan lainnya, meskipun telah diperbaiki,” tutur General Manager mobil88 Halomoan Fischer Lumbantoruan. [Kompas.com,26/2/2015].

Beberapa persoalan yg mulai ditemui bila mobil pernah terendam banjir, antara yang lain mesin dan kerangka yg berkarat, turun mesin, sistem engine control unit (ECU) rusak, dan bau tak sedap dalam mobil. Kerusakan mesin mampu jadi tak kelihatan ketika mobil dibeli, tapi “penyakit”-nya mulai kambuh setelah mobil dua kali dipakai.

Sayangnya, banyak pembeli yg tak dapat mengidentifikasi Mobkas “sisa” banjir. Terlebih lagi, hampir pasti mobil-mobil itu telah masuk salon mobil dan bengkel lalu sebelum dilego.

Seharusnya, setiap panel dari mobil yg pernah terendam banjir diganti baru. Namun, bila mobil itu mau dijual, ada saja oknum pebisnis Mobkas yg tidak mengganti segala panel itu, atau paling banter mengganti dengan komponen berkualitas seadanya.

Oknum pebisnis Mobkas, ungkap Fischer, biasanya membeli kendaraan bekas terendam banjir dengan harga murah kemudian menjualnya menggunakan “banderol” normal. Pembeli, kata dia, cenderung tak mulai curiga karena harga jualnya normal dan tempat penjualan tak di lokasi banjir.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Banjir di ruas Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2015). Curah hujan yg tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.

Fischer memberikan contoh, pada tahun dulu banyak Mobkas dari pemilik di kawasan Jakarta Utara—seperti dari Kelapa Gading, Sunter, dan Pluit—dilego ke wilayah lain. “Kebanyakan Mobkas-Mobkas itu mulai dipasarkan di Jakarta Selatan. Mereka pintar juga,” kata Fischer.

Dengan keadaan mobil yg telah kinclong kembali, calon pembeli mulai sulit mengetahui perbedaannya. “Ketika konsumen telah membeli dan merasa tertipu, biasanya saat mau diminta tanggung jawab, penjual (Mobkas) mengaku ditipu juga. Makanya, harus benar-benar hati-hati memilih Mobkas sekarang ini,” tegas Fischer.

Selain itu, kelengkapan dokumen tetap mutlak harus diperhatikan. Pastikan juga, Mobkas belum pernah terlibat kecelakaan. Nomor mesin dan rangka harus diperiksa pula kecocokannya dengan dokumen kendaraan. Odometer—pengukur jarak yg pernah ditempuh kendaraan—mutlak diperiksa buat memastikan belum pernah diutak-atik.

Salah sesuatu cara agar tidak tertipu saat membeli Mobkas adalah mencari tempat penjualan yg memberi jaminan keamanan, termasuk bagi urusan terkait banjir, dokumen, dan keadaan kendaraan. Cari juga penjual mobil yg dapat memberikan garansi uang kembali bila Mobkas yg dibawa pulang ternyata bermasalah.

Selamat berburu mobil idaman!

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Panduan Beli Mobil Bekas Berkualitas

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Musim Hujan, Waspadai Beli Mobil Bekas “Sisa” Banjir!

Jumat 8 Januari 2016 | Berita Otomotif

  Jakarta, KompasOtomotif – Mengawali 2016, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) segera menembakan amunisi baru dengan resmi launching New Ertiga Dreza di Jakarta Selatan, Kamis…

Selasa 26 April 2016 | Berita Otomotif

Bandung, KompasOtomotif – Dalam hal penjualan pelumas di Indonesia, PT Pertamina Lubricants memimpin dengan pangsa pasar 65 persen. Jika telah seperti itu, hukum alamnya adalah…

Kamis 17 Desember 2015 | Berita Otomotif

Iwata, KompasOtomotif – Yamaha Motor Co., Ltd. mengungkap rencana bisnis jangka pendek bagi periode tiga tahun dimulai pada 2016. Produktivitas seluruh bisnis diharapkan meningkat dengan…