Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Muncul Bunyi Di Kaki Mobil? Jangan Anggap Enteng

Jumat, Januari 8th 2016.

Jakarta -Suara mendecit atau bebunyian yang lain seringkali muncul di kaki-kaki mobil atau bagian kolong. Meski intensitas suara masih tergolong rendah sebaiknya jangan diabaikan karena itu pertanda ada persoalan di bagian tersebut yg seandainya dibiarkan mampu merembet ke bagian lain.

“Biasanya orang menganggap sepele seandainya bebunyian terjadi karena suaranya masih belum nyaring. Tetapi harus diingat di kaki-kaki itu yaitu sistem. Artinya, sesuatu bagian itu memiliki kerterkaitan dengan bagian lain, sehingga bermasalah dapat menimbulkan persoalan lain,” papar Nanang Somantri, Service Advisor Sakti Utama, Tangerang, kepada detikOto, dua waktu lalu.

Dia mencontohkan tierod, long tierod, atau bushing arm, bearing yg bermasalah namun dibiarkan. Karena komponen itu memiliki peran buat menopang fungsi kompnen yang lain dalam sistem, maka seandainya bermasalah juga mulai mempengaruhi yg lainnya.

“Biaya perbaikannya pun semakin mahal,” kata Nanang.

Sementara itu, buat mendeteksi bagian yg mana terkait bebunyian tersebut bengkel Honda Pondok Indah memiliki alat yg bernama Noise Catcher. Fungsinya yakni mendeteksi bunyi-bunyi yg ada pada bagian mobil. Dari alat tersebut, mampu dideteksi bagian mana yg mengalami kerusakan sehingga mampu ditangani oleh para mekanik.

detikOto berkesempatan bagi melihat segera proses penggunaan alat tersebut di bengkel Honda Pondok Indah, Jakarta, Kamis (7/1/2016). Petugas Powerman bengkel,Dimas,menunjukkan kabel-kabel pada Noise Catcher yg mulai ditempelkan pada bagian shockbreaker mobil.

Bagian kabel lainnya juga ditempelkan pada engine mounting. “Pertama kami deteksi lalu dari mana arah bunyi-bunyi tersebut. Kita tempel di bagian shockbreaker kalau misalnya memang bunyi-bunyi telah dikeluhkan konsumen di bagian itu, dulu kami tempel juga di engine mounting,” ujar Dimas.

Selanjutnya, terdapat lampu indikator yg mulai mendeteksi tinggi rendahnya bunyi yg dihasilkan. Semakin tinggi bunyi tersebut, maka potensi kerusakan pada bagian tersebut semakin besar dan menjadi fokus mekanik buat pengerjaan tahap selanjutnya.

Perkiraan waktu yg dibutuhkan buat pendeteksian, pengerjaan reparasi, hingga evaluasi di bengkel tersebut yakni tiga jam.

(nkn/arf)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Muncul Bunyi Di Kaki Mobil? Jangan Anggap Enteng

Jumat 20 November 2015 | Berita Otomotif

Bandung – Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) kembali menggelar program corporate social responsibility (CSR) dengan memberikan bantuan berupa sesuatu unit mobil Tata Indigo secara utuh…

Rabu 10 Februari 2016 | Berita Otomotif

Palembang -Hari Rabu ini (10/2/2016), Pajero Sport resmi diperkenalkan di Palembang. Secara simbolis Mitsubishi menyerahkan kunci mobil Pajero Sport pada konsumennya. Mobil mulai dikirim ke garasi…

Rabu 4 Mei 2016 | Berita Otomotif

Surabaya, KompasOtomotif – Setelah tercetus kerja sama sejak 2015, akhirnya produk kolaborasi Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, diperkenalkan. Adalah prototipe sepeda motor…