Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

MPV Ini Punya Aura Sedan Sport Cukup Kental

Senin, Januari 4th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Aroma sport ciri khas BMW tetap mengalir di tubuh Gran Tourer, meskipun model terbaru ini dilahirkan sebagai MPV 7 penumpang. Dalam artikel sebelumnya telah dibahas mengenai desain dan sistem gerak yg benar-benar mengadopsi identitas tersebut.

[Baca juga : Mengeksplor Produk Fenomenal BMW di Segmen Baru dan Jangan Sepelekan Mesin 3 Silinder pada MPV Ini]

Sektor yang lain yg juga masih mengusung aroma sport adalah karakter pengendalian. Kesimpulan tersebut muncul setelah awak redaksi coba Gran Tourer pelesir ke Cipanas, Bogor, akhir 2015 lalu.

Sedan

Karakter sedan akan terasa ketika menduduki jok ruang kemudi. Posisi sempurna mengemudi mirip dengan sedan, akan dari setelan jok hingga posisi setir. Ditambah lagi desain kaca depan yg landai sehingga membuat pandangan luas dan kabin terkesan lapang.

KompasOtomotif Karakter setir BMW Gran Tourer mirip Seri 3

Ada ciri khas sedan BMW, Seri 3, yg ditemukan pada kabin Gran Tourer merupakan tekanan putaran setir yg terasa agak berat. Kendati demikian keadaan tersebut membuat berkendara terasa mantap terlebih ketika melaju di atas 100 kpj.

Stabil

Rasa mantap juga terasa ketika melesat di Tol Jagorawi, efek negatif pengendalian seperti limbung tak terasa. Kondisi tersebut yaitu khas produk BMW yg rata – rata memakai suspensi karakter medium hard.

Untuk melakukan aksi pindah jalur dan manuver di tikungan tajam khas Puncak, MPV Rp 749 juta (off the road) ini terasa stabil. Pergeseran body nyaris tidak terasa dan rasio putaran setir dan arah roda cukup baik. Cukup menyenangkan berada di balik kemudi dan tak gampang lelah.

Nyaman

Biasanya suspensi berkarakter sport itu milik khas ayunan yg agak rigid. Tapi yang lain halnya dengan karakter pada Gran Tourer, yg ternyata memiliki ayunan cukup nyaman.

BMW Blog MPV 7-penumpang BMW Seri 2 Gran Tourer resmi diperkenalkan, Rabu (11/2/2015).

Kontur jalan bergelombang dan keriting dilalui tanpa guncangan yg keras. Bahkan keluarga yg berada di kabin belakang tetap terlelap tidur.

Hanya saja saat melewati jalan rusak atau lubang, benturan ban terdengar agak keras, meskipun masih dalam taraf wajar. Hal tersebut terjadi karena penggunaan ban profil tipis 225/45 R18.

Secara garis besar, toleransi antara kenyamanan dan stabilitas pada Gran Tourer sangat pas. Bisa jadi alternatif pilihan MPV mewah di Tanah Air.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article MPV Ini Punya Aura Sedan Sport Cukup Kental

Sabtu 28 November 2015 | Berita Otomotif

Tokyo, KompasOtomotif – Masih ingat di Tokyo Motor Show 2015 akhir Oktober lalu, Yamaha menggebrak publik dengan memperkenalkan sesuatu mobil sport konsep? Model yg dimaksud…

Jumat 6 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Di balapan World Superbike, Kawasaki menjadi raja. Merayakan hal itu, Kawasaki Racing Team dan Kawasaki mengembangkan Ninja ZX-10R yg speknya mendekati motor WSBK. Kawasaki memastikan…

Senin 14 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Perdagangan mobil bekas (Mobkas) kerap kali memakai sistem “beli putus” yg artinya setelah transaksi selesai pihak penjual dan pembeli tak lagi milik…