ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Motor Injeksi Lemot? Tergantung Jenis Motornya

Jumat, Februari 26th 2016.

Jakarta -Banyak mitos yg menyebut bahwa tenaga dari motor berteknologi injeksi lebih lemot daripada motor karburator. Padahal, lemot tidaknya sebuah sepeda motor tergantung macam motornya.

General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor Wedijanto Widarso mengatakan, persoalan tenaga tergantung tujuan motornya. Untuk motor berjenis sport pasti di-setting dengan tenaga maksimal.

“Masalah tenaga tergantung desain menurut saya. Jadi motor itu didesain buat bertenaga atau tidak. Jadi, kalau dia mau irit, tenaga pasti dikorbankan. Kalau dia mau tenaga besar, pasti bahan bakarnya yg dikorbankan,” kata Wedi.

Namun biasanya, pabrikan melakukan setelan semaksmial mungkin. Jadi, tenaga dapat besar namun bahan bakarnya tetap irit.

“Jadi tergantung motornya. Kayak motor Sonic kalian dan motor CB150R, mesin boleh sama, tetapi settingan-nya berbeda, derajat pengapiannya berbeda,” ujar Wedi.

Yang pasti, Wedi menegaskan, mitos bahwa motor berteknologi injeksi itu lemot salah. Bahkan motor sport yg bertenaga besar pun tidak sedikit yg memakai teknologi injeksi.

“Jadi sudut pengapian dan pemasukan bahan bakar yg mempengaruhi si powernya sendiri,” ucap Wedi. (rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Motor Injeksi Lemot? Tergantung Jenis Motornya

Minggu 10 Januari 2016 | Berita Otomotif

Stuttgart -Pasar mobil premium dunia masih dikuasai BMW, namun pesaingnya Mercedes-Benz kian mendekat. Mercy telah mengalahkan Audi dalam reli penjualan mobil premium dunia. Selama 2015, Mercy…

Senin 28 Desember 2015 | Berita Otomotif

New York, KompasOtomotif – Genesis, merek mewah Hyundai, dengan model pertamanya G90, segera menyabet penghargaan ketika usianya baru dua bulan. Tampang aslinya memang belum ditampilkan…

Senin 22 Februari 2016 | Berita Otomotif

London, KompasOtomotif – Global New Car Assessment Programme (NCAP) menegur Renault, atas iklan Megane III yg beredar di Amerika Latin. Iklan tersebut dianggap tak sesuai,…