Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Mobil Listrik Harus Jangkau 499 Km Untuk Saingi Mobil Konvensional

Sabtu, Maret 12th 2016.

Stuttgart -Daimler–perusahaan induk Mercedes-Benz–percaya bahwa kendaraan listrik dapat saja bersaing dengan mobil konvensional. Hanya, Daimler mengatakan, mobil listrik harus dapat menjangkau jarak yg panjang dalam sesuatu kali pengisian baterai agar bersaing dengan mobil konvensional.

Diberitakan Automoive News Europe, Jumat (11/3/2016), kendaraan listrik mungkin harus memiliki jangkauan jarak sejauh 499 km dalam sekali pengisian baterai buat menjadi pilihan utama. Menurut CEO Daimler, Dieter Zetsche, jangkauan jarak itu mungkin menjadi angka yg masuk akal bagi mengalahkan mobil konvensional.

“Saya tak tahu apakah ada sesuatu titik kritis setelah beberapa tahun segala mesin pembakaran mulai diganti dengan mobil listrik dalam penjualan mobil baru,” kata Zetsche.

Zetsche memperkirakan, biaya yg dibutuhkan pada baterai sekitar 155 euro per kilowatt-jam (kwh). Kisaran 100-119 euro per kwh mungkin menjadi ambang batas yg kompetitif.

Zetsche menyebut, saat pabrikan serius menggarap mobil listrik, maka infrastruktur pendukungnya pun harus dikembangkan lebih banyak lagi.

Sementara itu, tidak mengurangi jangkauan jarak pada kendaraan plug-in hybrid juga menjadi langkah menuju perluasan mobil listrik. (rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Mobil Listrik Harus Jangkau 499 Km Untuk Saingi Mobil Konvensional

Selasa 3 Mei 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – PT Astra Honda Motor (AHM) bulan ini mulai launching sepeda motor bebek (underbone) sport kelas 150cc. Kehadiran “bebek super” itu, disiapkan sebagai…

Minggu 8 November 2015 | Berita Otomotif

Valencia, KompasOtomotif — Seusai balapan, Valentino Rossi melontarkan kecaman terhadap apa yg dikerjakan pebalap Repsol Honda yang berasal Spanyol, Marc Marquez, pada lomba seri terakhir dalam…

Minggu 13 Maret 2016 | Berita Otomotif

Bratislava -Transportasi masa depan, Hyperloop tidak cuma mampu dinikmati oleh warga di Amerika Serikat. Transportasi dengan kecepatan supersonik itu bakal merambah benua biru Eropa. Seperti dilansir…