Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Misi Terselubung Toyota Indonesia Lewat Sienta

Rabu, Maret 30th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Toyota Indonesia telah memastikan mulai tidak mengurangi sesuatu model baru buat diproduksi, yakni Sienta. Kendaraan multi guna dengan pintu geser ini dipastikan meluncur, minggu depan di Ibu Kota. Namun, ada hal yang lain yg mencoba dibidik Toyota dari sekedar launching produk baru.

Dari keterangan yg dihimpun KompasOtomotif, Sienta, semula direncanakan mulai menjadi model hibrida pertama yg diproduksi di Indonesia. Rencana kelahiran Sienta sebenarnya telah direncanakan sejak 2012 lalu. Bahkan, varian hibrida ini telah dijual Toyota di negara asalnya, Jepang.

Sebagai model MPV, Sienta dianggap ideal buat diproduksi di Indonesia, bercermin pada pasar kendaraan terbesar. Potensi yg besar ini juga yg membuat Toyota meyakini, merakit hibrida viesible, karena diprediksi bakal laku. Dengan catatan, ada insentif atau perlakuan khusus buat kendaraan berjenis hibrida.

Program Pemerintah

Strategi Toyota ini juga sejalan dengan semangat pemerintah Indonesia melahirkan beberapa program di bidang otomotif. Pertama, bergulirnya proyek mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC). Kemudian, duet Toyota Agya dan Daihatsu Alya lahir, menjadi sepasang model perdana yg masuk ke segmen ini.

Kedua, pemerintah sebenarnya milik program lanjutan, bertajuk Low Carbon Emmision (LCE). Di dalamnya, mengatur insentif terkait produksi mobil-mobil berteknologi ramah lingkungan, akan dari mesin kecil dengan turbo, hibrida, sampai listrik murni.

Namun, sampai sekarang program kedua ini belum juga berlanjut sampai aplikasi. Regulasi masih sebatas Peraturan Pemerintah, belum masuk ke level kementerian terkait, sehingga terkesan  mengambang.

Lobi

Para Agen Tunggal Pemegang  Merek (ATPM) mobil di Indonesia, khususnya yg memasarkan kendaraan hibrida, sebenarnya telah melakukan lobi kepada pemerintah Indonesia bagi insentif. “Pentolan” Toyota, Johnny Darmawan (mantan Presdir Toyota Astra Motor) bahkan pernah presentasi Prius dan Camry Hybrid ke mantan Presiden Sudilo Bambang Yudhoyono, Mei 2012 silam.

Ketika harga minyak dunia melambung kala itu (2012), opsi mendorong kendaraan ramah lingkungan yg tak boros yaitu langkah jitu. Tapi, seiring menurunya harga minyak mentah, harga bensin semakin murah, maka kendaraan ramah lingkungan jadi tak “sepenting” dulu.

Berbagai upaya lobi selalu dilancarkan, namun pemerintah rupanya tak merespons keinginan Toyota. Sebenarnya, tujuannya cukup baik, yakni guna menggairahkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto mengatakan, pihaknya selalu berharap agar pemerintah mampu ikut mempertimbangkan dan mempelajari kemungkinan mobil hibrida agar mampu lebih diterima oleh masyarakat.

“Misalnya memberikan insentif buat mobil hibrida. Sebab mobil tersebut ramah lingkungan dan otomatis emisi gas buang lebih rendah, sehingga lingungan menjadi lebih bersih,” ujar Henry usai acara Media Gathering Toyota IIMS di Thamrin, Jakarta Pusat (29/3/2016).

Menurut Henry, kendaraan hibrida itu bukan barang mewah. Harganya mahal karena teknologinya belum tersebar merata. “Permintaannya mulai lebih besar seandainya harganya menjadi lebih murah. Sekarang buat Toyota permintaan paling besar ada di Camry hibrida,” ucap Henry.

Sampai sekarang, mobil hibrida yg dijual di Indonesia dibebankan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 125 persen dan Peraturan Menteri Keuangan No. 132/PMK.10/2015 tentang bea masuk barang impor, sebesar 50 persen.

Jika berkaca pada negara tetangga, seperti Thailand dan Malaysia telah memberlakukan insentif hingga 0 persen buat mobil hybrid.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Misi Terselubung Toyota Indonesia Lewat Sienta

Rabu 16 Desember 2015 | Berita Otomotif

Madrid -Tiga tahun terakhir, banyak pabrikan yg kembali turun ke ajang balap motor bergengsi di dunia, MotoGP. Aprilia dan Suzuki sudah memulai debut kembalinya ke MotoGP.…

Minggu 1 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta – Mobil konsep crossover Mazda Koeru tampil perdana di Asia pada Tokyo Motor Show 2015. Mazda membanjiri Koeru dengan berbagai teknologi demi meningkatkan daya…

Jumat 8 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Penarik perhatian pengunjung IIMS di booth Nissan bukan cuma para gadis cantik yg berpose di depan mobil. Permainan Nissan GT Academy Pod cukup…