Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Mesin Menyala Saat Parkir Bakal Ditilang

Senin, Mei 2nd 2016.

Singapura, KompasOtomotif – Badan Lingkungan Nasional Singapura (Singapore’s National Environmental Agency/NEA), mengumumkan, terhitung 1 Juni 2016, pemerintah mulai memberikan hukuman kepada pengendara mobil atau sepeda motor yg meninggalkan kendaraannya dengan keadaaan mesin menyala.

Langkah tersebut, seperti diberitakan laman Paultan, Senin (2/5/2016) diberlakukan buat meningkatkan kualitas udara demi menjaga kesehatan masyarakat. Sebab, selama ini masih banyak warga Singapura yg melaksanakan tradisi seperti itu saat berkendara.

Menurut data yg dihimpun NEA, tren meninggalkan kendaraan dalam kondisi mesin menyala di Singapura, antara 2013 hingga 2015 terjadi peningkatan. Awalnya cuma sekitar 3.200 orang di tahun dahulu menjadi 5.100 orang. Sementara dalam tiga bulan pertama tahun ini, telah tercatat 1.489 pengendara.

Mulai bulan depan, pengendara yg tertangkap tangan masih melakukan hal tersebut mulai dikenakan tilang dari awalnya cuma 70 dolar Singapura atau setara Rp 681.000, menjadi 100 dollar Singapura (Rp 972.000).

Peraturan baru itu berlaku buat seluruh macam kendaraan di Singapura, terkecuali taksi, dan bus yg sedang antre di halte yg sudah ditentukan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Mesin Menyala Saat Parkir Bakal Ditilang

Jumat 8 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Setelah diprotes banyak pihak, format baru kualifikasi Formula 1 tak mulai dipakai lagi. Mulai GP China, kualifikasi F1 mulai menggunakan format tahun lalu. Format baru…

Minggu 21 Februari 2016 | Berita Otomotif

Gothenburg -Selama dua dekade, pengendara terbiasa mengakses kendaraannya dengan memakai kunci atau remote. Hal itu tampaknya mulai berubah. Siap-siap saja. Pabrikan Swedia, Volvo yg terkenal dengan…

Minggu 31 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – PT Krama Tiga Berlian Motors (KTB) tidak memandang lesunya perekonomian sebagai satu yg mengkhawatirkan. ”Penerawangan” Presiden Diektur KTB Hisashi Ishimaki, pasar otomotif…