ISUZU MOTOR INDONESIA

AUTHORIZED DEALER

Menu

Mengapa Mini Clubman Punya Bodi Lebih Bongsor ?

Senin, Februari 8th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Ketika jumpa pertama kali dengan sosok New Mini Clubman pada acara peluncuran resmi di Singapura, Jumat (5/2/2016) lalu. Kesan bongsor segera melekat pada mobil kompak ini.

Bodi New Clubman, memang terasa lebih lebih besar ketimbang generasi sebelumnya. Mengapa ini terjadi?

Ternyata, Mini yg ketika ini yaitu merek Inggris yg telah resmi dibeli BMW, memanfaatkan platform dari induk perusahaan yang berasal Jerman itu. Bodi Clubman yg lebih berisi yaitu jawaban dari pemanfaatkan platform sama punya BMW Seri 2 Gran Tourer, yg bertatus sebagai kendaraan penumpang keluarga, tujuh penumpang.

Basic platform-nya sama dengan BMW Gran Tourer 7-seater jadi soal space (ruang) telah pasti lebih lapang,” kata Training Manager PT BMW Indonesia Arief Makaminan, kepada KompasOtomotif ketika peluncuran New Clubman di Singapura, Jumat (5/2/2016).

Meski memakai platform sama, bukan berarti pengembangan Clubman baru sebatas “plug and play”. Tapi, tetap dikerjakan berbagai penyesuaian yg dibutuhkan agar beberapa segmen kendaraan ini tetap ideal di kembangkan.

“Pengembangan platform dari BMW Grand Tourer dikerjakan agar sesuai dengan kosep New Clubman. Jadi meskipun dimensi lebih lebar tetapi soal desain masih tetap kelihatan kompak, oleh karena itu Mini Clubman ini kami sebut shooting brake, artinya benar-benar terobosan baru selama sejarah MINI,” kata Arief, menjelaskan.

Menurutnya pemanfaatkan platform BMW 2-Seris Gran Tourer pada Clubman baru lebih ke arah dimensi panjang dan tinggi yg lebih lapang. Grand Tourer memiliki ukuran panjang yg lebih proposional sebagai MPV 7-penumpang, yakni 4.556 mm, sedangkan Clubman cuma 4.253 mm. Sedangkan bagi dimensi lebar keduanya sama-sama berukuran 1.800 mm.

Stanly/KompasOtomotif Dimensi MINI Clubman

Dengan dimensi baru ini, Head of Mini Asia Petter Medalla juga menyampaikan bahwa Clubman yaitu perwujudan dari keinginan pasar yg sejak lama diidamkan. Menurut Petter, sejak Clubman dipasarkan 2007 lalu, banyak konsumen ruang kabin yg lebih lapang, demi mengakomodasi lebih banyak penumpang dan barang bawaan.

“Selain itu banyak juga yg mengharapkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi. Oleh karena itu kalian butuh konsep yg benar-benar baru, dan dengan tema shooting brake kita mampu mewujudkan bahkan melebihi ekspektasi,” ucap Petter.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Mengapa Mini Clubman Punya Bodi Lebih Bongsor ?

Selasa 15 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta¬†-Secara keseluruhan, mobil Kijang Innova seandainya melihat tipe mesin, mesin diesel adalah yg terlaris. Dari total angka pemesanan 5.780 unit per awal Desember, 55,5 persen…

Selasa 19 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Pada tahun 2016, pasar otomotif diperkirakan mulai mencapai angka penjualan total yg tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, dengan peningkatan sekitar 6% dibanding…

Minggu 8 November 2015 | Berita Otomotif

Produksi Mclaren 570S sudah dimulai. Sebagai model pertama dari McLaren Sport Series, 570S Coupe bakal diluncurkan di pasaran tahun depan. Saat ini, mobil tersebut telah…