Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Mengapa Mengisi Ban Dengan Nitrogen Dianjurkan?

Selasa, April 19th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Mengisi ban dengan nitrogen memang lebih mahal, daripada memakai angin biasa. Namun, ada harga tentu ada kualitas dan keuntungan yg diberikan oleh nitrogen.

Hery Maylanda, Consumer Product Planning Bridgestone mengatakan, mengisi ban dengan nitrogen memang lebih dianjurkan. Efek ke depannya dapat membuat ban menjadi lebih tahan lama.

“Rekomendasi tentu memakai nitrogen, ini mampu untuk ban lebih awet. Tidah cuma saat memakai ban baru, tapi juga buat seterusya,” ujar Hery kepada KompasOtomotif (Rabu (6/4/2016).

Penjelasannya, kata Hery, udara biasa yg dimasukkan ke dalam ban, mengandung uap air. Semakin banyak uap air yg ada, maka mampu meresap masuk ke lapisan ban, melalui pori-pori ban.

“Di dalam lapisan ban ada yg namanya steel belt (sabuk baja), kalau komponen ini terkontaminasi dengan air. Lantas saat telah terkena air, lama kelamaan mampu menjadi  berkarat,” ujar Hery.

Hery melanjutkan, kalau komponen steel belt sampai berkarat, maka yg mulai terjadi merupakan pelepasan antara steel belt dengan lapisan lain. “Itu namanya separation, pemisahan antara lapisan di dalam ban, yg berujung pada kerusakan yg lebih cepat dari seharusnya,” ujar Hery.

Maka dari itu, tutur Hery, alangkah baiknya seandainya memakai nitrogen. “Bukan cuma tak mengandung air, nitrogen juga mampu menjaga tekanan ban tetap stabil, dan ban lebih awet,” ujar Hery.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Mengapa Mengisi Ban Dengan Nitrogen Dianjurkan?

Jumat 15 Januari 2016 | Berita Otomotif

Baru saja merilis G90 di ajang Detroit Auto Shw 2016 lalu, kini Genesis mengungkapkan bahwa pihaknya telah siap bagi membangun mobil dari golongan terbaru, yakni…

Kamis 21 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Setelah tahun dahulu penjualan mobil menurun 16 persen dibanding tahun sebelum, tahun ini diperkirakan naik, meskipun tipis. volume penjualan diperkirakan mencapai 1,05 juta unit dari…

Kamis 21 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Mengendarai motor gede (moge) di jalanan Jakarta di hari-hari biasa yg macet bukanlah kasus mudah. Maklum, semburan tenaga yg besar plus bobot motor…