Hubungi Kami SMS whatsapp
Mazda Tak Niat Bikin Mobil Otonom - Isuzu Surabaya - Isuzu Surabaya
Isuzu Surabaya

Dealer Resmi Isuzu Surabaya

Menu

Mazda Tak Niat Bikin Mobil Otonom

Minggu, Maret 20th 2016.

Bandung -Beberapa pabrikan telah akan berama-ramai mengembangkan teknologi mobil otonom tanpa sopir. Tapi mobil otonom tak menarik buat Mazda karena konsumennya masih menginginkan kesenangan berkendara.

Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya menyebut, berkendara adalah kesenangan untuk konsumen Mazda. Maka dari itu, Astrid yg mengutip perkataan CEO Mazda Motor Corporation, Masamichi Kogai ketika di Tokyo Motor Show 2015 dulu mengatakan, Mazda belum tertarik mengembangkan mobil otonom.

“Berkendara bukan jadi persoalan kewajiban, tetapi ini lebih ke passion. Sama halnya waktu di Tokyo Motor Show Kogai-san (CEO Mazda, Masamichi Kogai) pernah bilang, Mazda enggak pengin bikin autonomous vehicle. Karena di Mazda passion adalah saat mengemudi. Dan mobil otonom berarti Anda tak mengendarai. Jadi kalau kalian bikin mobil otonom, kalian kehilangan passion,” ucap Astrid di sela acara media test drive di Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/3/2016) malam.

Istilahnya, lanjut Astrid, mobil itu harus memiliki rasa berkendara yg menyenangkan. Makanya, Mazda juga fokus bagi mengembangkan interior yg nyaman untuk pengemudinya.

“SKYACTIV itu manfaatnya bukan hanya fuel efficiency, agility, performa berkendara, selalu pada ketika duduk di mobil nggak merasa capek saat berkendara jarak jauh itu juga makna SKYACTIV. Karena SKYACTIV enggak hanya mesin, dia ada sasis, bodi, transmisi, mesin. Empat aspek itu memengaruhi output yg kalian rasakan,” jelas Astrid.

Bahkan, Astrid menantang bagi merasakan duduk di jok sopir mobil-mobil seperti Mazda2, Mazda6 dan CX-5. Dia yakin, pengemudi tidak mulai lelah mengendari mobil-mobil Mazda meskipun dalam perjalanan jauh.

“Rasain deh saat kami duduk di Mazda2, Mazda6, dan CX-5. Pasti posisi badan dari akan kaki, leher, bahu itu nyaman. Karena dari segimanufacturing mereka mempelajari postur tubuh manusia, bagaimana harus menggeser berapa milimeter pedal gas supaya kakinya nyaman,”ucapnya.

(rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Mazda Tak Niat Bikin Mobil Otonom

Senin 14 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Produsen komponen lokal Indonesia wajib berdaya saing demi menjaga kompetensi dengan serbuan produk impor. Ketua Pengembangan Industri Otomotif Gabungan Industri Kendaraan Bermotor…

Jumat 13 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif — Penjualan sepeda motor pada Oktober 2015 cukup memukul PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Segmen satu-satunya yg dikuasai, yakni sport, direbut Honda [Baca:…

Sabtu 5 Desember 2015 | Berita Otomotif

Di ajang Bangkok Motor Show 2015 kali ini, Honda menunjukkan sebuah konsep motor Scambler yg memiliki desain cukup sangar. Sebenarnya ini bukan konsep yg benar-benar…