Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Mazda: Jangan Dilihat Karena Tidak Punya Pabrik Lalu Mudah Tutup

Senin, Maret 21st 2016.

Bandung Mazda memang belum memiliki pabrik di Indonesia ketika ini. Tapi, Mazda Motor Indonesia (MMI) memastikan, belum memiliki pabrik bukan berarti gampang hengkang dari pasar Indonesia.

“I don’t think we will close. Kami sangat yakin diri dengan pasar Indonesia. Jangan dilihat bahwa kalian enggak milik pabrik selalu jadi cabut itu enggak. Jadi jangan dilihat karena enggak milik pabrik selalu tutup ya,” kata Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya di Bandung, Jawa Barat akhir minggu kemarin.

Faktanya, kata Asrtid, penjualan Mazda di Indonesia masih baik. Bahkan, penjualan Mazda di tahun 2015 pun naik dibanding tahun sebelumnya di tengah market yg menurun.

“Penjualan Mazda dari di 2015 dibanding 2014 baik. Di mana secara industri turun 13,7 persen sementara Mazda naik 2 persen. Mazda memilki tiga model backbone Mazda2, CX-5, dan Biante di mana segmen share kendaraan ini dibadingkan 2014 kita naik. Kemudian dari segi dealer, kalian milik 44 dealer. Apakah menurut kita kita mungkin tutup? Intinya Mazda baik-baik saja. Kami milik good costumer. Dan penerimaan terhadap produk Mazda sangat bagus. Dan ketiga model itu pertumbuhannya bagus bahkan Biante itu mencapai 33 persen pangsa pasarnya,” tegas Astrid.

Penjualan Mazda di Indonesia pun masih terbilang baik. Menurut Astrid penjualan Mazda Indonesia masuk 5 besar di Asia Tenggara.

“Di ASEAN masih di posisi yg bagus. Saya enggak tahu persis, tetapi aku pikir masih di 5 besar,” ucapnya.

Astrid mengatakan, pihak diler juga merasaka bahwa demand mobil Mazda masih tinggi. Apalagi, Mazda milik konsumen yg unik yg setia dengan merek tersebut.

“Jadi kalau menurut aku garansi yg paling utama adalah market sendiri. Bahwa memang brand Mazda masih baik. Jadi kami sendiri melihat mau janji-janji muluk juga kalau besok mau tutup ya tutup aja,” ujar Astrid.

“Tapi kalian masih pameran tiap bulan. Tiap kali mereka (diler) pameran juga mereka dapet SPK (pemesanan kendaraan) yg cukup. Kalau menurut aku itu the real proof that Mazda is still one of best brand also. Kami milik persepsi di mana Mazda itu berbeda daribrand lain. Konsumen juga menyadari itu,” lanjutnya.

(rgr/ddn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Mazda: Jangan Dilihat Karena Tidak Punya Pabrik Lalu Mudah Tutup

Jumat 15 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Pecinta supercar di Indonesia kini memiliki pilihan baru, setelah McLaren resmi memperkenalkan McLaren 570S di Indonesia. Meski memiliki harga miliaran rupiah, produsen yang berasal Inggris…

Senin 18 April 2016 | Berita Otomotif

Di ketika banyak sekali anak muda pada jaman sekarang mendambakan kendaraan yg nyaman dan aman, dalam hal ini adalah mobil, justru anomali terjadi di Jepang.…

Selasa 23 Februari 2016 | Berita Otomotif

CHIANG RAI, KOMPAS.com – Perhelatan MotoGP di Indonesia belum mampu dipastikan kehadirannya di Indonesia pada 2017. Faktor biaya menjadi salah sesuatu kendala, bos Ducati Asia…