Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Manjakan Buah Hati Dengan Mainan Diskon

Minggu, April 10th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Lihat tujuh mobil baru bukan satu-satunya alasan tiba ke Indonesia International Motor Show 2016 di JiExpo, Kemayoran, Jakarta. Buat Anda yg belum mau meminang mobil, mungkin ada baiknya beli versi mainannya dahulu untuk hiburan. Alasan lain, juga mampu memanjakan buah hati.

Lokasi berburu mobil mainan ada di stan khusus punya Toys Kingdom di lantai dasar Gedung Niaga. Dibanding mobil asli di IIMS 2016, pilihan mobil mainan lebih banyak. Bahkan bukan cuma mobil tetapi juga berbagai macam kendaraan seperti helikopter, sepeda motor, speed boat, pesawat antariksa, sampai tank.

Febri A/KompasOtomotif Ragam pilihan Hotwheel’s juga tersedia bagi dipinang.

Model mainan juga beragam seperti diecast, remote control, sampai yg mampu dibongkar pasang. Jumlah pilihannya ratusan dari merek seperti Hot Wheels, RMZ City, Hertz, Carrera, Silverlit, dan Siku.

“Kita jual paling murah Rp 39.000 hingga Rp 2 juta,” kata salah sesuatu tenaga penjual di lokasi, Jumat (8/4/2016).

Ia juga menyampaikan ada banyak program khusus, seperti diskon sampai 70 persen hingga “buy 1 get 1”.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Pameran Otomotif Nasional 2016

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Manjakan Buah Hati Dengan Mainan Diskon

Jumat 4 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta – Honda Prospect Motor (HPM) menyatakan tak mulai menurunkan target penjualan hingga akhir tahun 2015 kendati keadaan pasar otomotif Indonesia sedang turun 15%. “Target…

Sabtu 27 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Versi terbaru dari motor sport Husqvarna yakni Vitpilen 401 dan Svartpilen kabarnya mulai diproduksi di India akan 2017 mendatang. Kebijakan produksi seperti itu dimaksudkan buat…

Jumat 12 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Biasanya, harga mobil di pasar otomotif nasional mulai terkerek setiap awal tahun. Alasan yg kerap jadi “andalan” para agen tunggal pemegang merek…