Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Mabua Buka-bukaan Soal ”Margin” Harley-Davidson

Kamis, Februari 11th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Momen pengumuman resmi tidak memperpanjang keagenan merek Harley-Davidson dimanfaatkan Presiden Direktur PT Mabua Motor Indonesia (Mabua) Djonnie Rahmat buat curhat dan membuka ”dapur” secara terang-terangan.

Dikatakan di depan wartawan, komunitas, petinggi perusahaan, karyawan, dan pejabat IMI, di diler penting Mabua Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2016), Djonnie berusaha menampik tuduhan miring ke Mabua yg dianggap milik margin (keuntungan) sangat besar.

”Kalau melihat harga motor kita, dahulu dibandingkan asilnya di Amerika, bedanya jauh. Ini membuat orang menganggap Mabua ambil banyak untung. Saya dengar seperti itu. Saya katakan di sini, harga pabrik pada dasarnya sama, yg membedakan adalah sistem tarif, perpajakan, dan logistik,” ujar Djonnie.

Dirinya lantas membeberkan bahwa di Indonesia, peraturan-peraturan buat importir moge begitu berat. Pajak dan tarif masuk mencapai 300 persen dari harga dasar. Itu pun belum ditambah Bea Balik Nama (BBN). Sementara pajak di negara yang lain (untuk impor moge) rata-rata di bawah 10 persen.

[Baca: Peraturan Pemerintah Bikin Ngeri Importir Moge]

”Sebenarnya margin di luar negeri wajarnya 35 persen. Untuk kami, margin  5-7 persen saja sulit. Karena kita milik hati. Kami tak utamakan jualan, tetapi kebersamaan. Bisa murah, sim salabim, tidak bayar pajak, sampai garasi. Tapi itu tak dikerjakan Mabua,” ucap Djonnie.

Karena pajak yg terlampau tinggi itulah, Mabua menerapkan kebijakan batas atas. Djonnie menyampaikan tak mungkin ambil untung banyak sementara harga motornya telah berlipat-lipat karena pajak. Belum lagi penurunan nilai tukar rupiah sampai 40 persen, membuat stok yg dibeli dengan dollar AS, harus dijual merugi.

”Kami ingin menampung keinginan banyak orang milik Harley-Davidson. Bahkan karyawan beli Harley hanya bayar 50 persen. Apakah itu untung? Tidak. Kami ingin merealisasikan orang yg jatuh cinta buat terlibat, dapat menikmati,” kata Djonnie.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Mabua Buka-bukaan Soal ”Margin” Harley-Davidson

Kamis 12 November 2015 | Berita Otomotif

Tangerang Selatan, KompasOtomotif – Mulai 2013, pendekatan Honda Propect Motor (HPM) ke dunia pendidikan tak cuma sebatas donasi mesin dan perlengkapan bengkel. Tetapi telah melebar…

Rabu 20 Januari 2016 | Berita Otomotif

New Delhi, KompasOtomotif – Menjelang debut dunia di India Auto Expo 3 Februari 2016, keterangan tentang Suzuki Vitara Brezza selalu mengalir. Kali ini, bocorannya mengenai…

Jumat 8 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Toyota Sienta yg diklaim salah sesuatu model terfavorit di Jepang akhirnya diluncurkan pada IIMS 2016, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2016).…