Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Lewat Mobil Listrik, Indonesia Setarakan Negara Maju

Minggu, Maret 6th 2016.


Jakarta, KompasOtomotif –
Pengembangan kendaraan listrik asli Indonesia ketika ini, masih pasang-surut. Malah, kerja keras dan usaha yg telah dibangun, sempat mentok nasibnya di meja hijau, seperti yg terjadi pada pertengahan 2015 lalu, melibatkan nama mantan Menteri BuMN Dahlan Iskan.

Namun, mimpi bagi milik kendaraan merek nasional bertenaga listrik belum pupus. Konsorsium peneliti dari enam universitas dan beberapa institusi pemerintah, masih bahu-membahu rampungkan proyek mobil dan sepeda motor listrik.  

“Sebagai akademisi pergurunan tinggi, kita tak rela kalau Indonesia cuma menjadi pasar. Kita milik orang-orang cerdas dan kami juga bangsa yg luar biasa hebat. Jadi kalian harus menjadi pemain di negara sendiri,” ujar Panut Mulyono Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menjawab KompasOtomotif, Sabtu (5/3/2016).

Setarakan Negara Maju

Panut menambahkan, mengapa Indonesia harus mengembangkan mobil listrik, karena ini jadi kesempatan bagi mampu ikut berkompetisi. Sehingga nantinya mampu menang dan menguasai pasar dalam negeri.

“Dahulu pembicaraan kami, kalau kalian bersaing pada kendaraan bensin atau alkohol, kalian telah tertinggal jauh dengan itu. Namun, terkait dengan mobil listrik, ketika ini negara-negara majupun masih dalam tahap pengembangan. Maka dari itu, mari kami ikut bagian dari proses menuju kemajuan ini, dan belum terlambat,” ujar Panut.

Lewat teknologi, Indonesia dipercaya mulai dapat menyetarakan diri dengan negara-negara maju dunia. Proyek kendaraan listrik mulai mempercepat kemajuan peradaban bangsa masuk dalam ere kehidupan yg lebih ramah lingkungan.

“Maka dari itu kami harus bisa, sehingga kami ini mampu berkompetisi. Universitas juga tak pernah lelah bagi terus menembangkan dan mempelajari,” ujar Panut.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Lewat Mobil Listrik, Indonesia Setarakan Negara Maju

Selasa 19 Januari 2016 | Berita Otomotif

KOMPAS.com – Ternyata, 95 persen pemilik mobil di Indonesia milik keinginan ganti mobil. Survei Nielsen pada 2014 menyebutkan, para pemilik mobil ini ingin kapasitas yg lebih…

Minggu 10 Januari 2016 | Berita Otomotif

Bogor – Sebuah angkot mengisi bensin non subsidi di SPBU Shell. Masa mobil mahal kalah sama angkot yg bensinnya Shell Super.Sumber: http://oto.detik.com

Selasa 1 Desember 2015 | Berita Otomotif

Tangerang Selatan, KompasOtomotif – Kendati truk medium serba guna Mercedes-Benz Unimog tak dijual ke konsumen private, Indonesia adalah lokasi terpilih bagi pelatihan mekanik dari kawasan…