ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Legislator AS Minta Tarik Semua Mobil Dengan Airbag Takata

Senin, Februari 22nd 2016.

Washington DC -Masalah airbag (kantung udara) Takata masih belum selesai. Setelah Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) menarik jutaan kendaraan yg dilengkapi airbag Takata, kini pihak legislator Amerika Serikat (AS) meminta bagi menarik segala kendaraan berkantung udara Takata.

Seperti dilansir Leftlanenews, Senin (22/2/2016), Senator Bill Nelson sudah meminta administrator NHTSA, Mark Rosekind buat menarik segala kendaraan yg dilengkapi airbag Takata di AS. Sebab, sejauh ini NHTSA baru menarik dua mobil dengan airbag Takata yg teridentifikasi bermasalah.

Nelson mengatakan, pendekatan NHTSA itu sepertinya membingungkan banyak konsumen. Banyak mobil yg sudah ditarik karena macam inflator yg berbeda pada airbag sisi pengemudi dan penumpang. Di dua kasus, penarikan terfokus pada negara bagian dengan kelembaban tinggi yg sebagian besar kematian terjadi.

Juru bicara NHTSA, Gordon Trowbridge mengatakan, pihaknya tak memiliki cukup data buat menuntut penarikan segala kendaraan berkantung udara Takata. Masih belum jelas apakah NHTSA bakal mempertimbangkan permintaan Bill Nelson.

Estimasi dari analis menyebut, masih ada 50 juta inflator airbag Takata di kendaraan di AS yg belum ditarik. (rgr/nkn)
Sumber: http://oto.detik.com

Mobil Terbaru

Related Article Legislator AS Minta Tarik Semua Mobil Dengan Airbag Takata

Selasa 5 April 2016 | Berita Otomotif

Bogor, KompasOtomotif – Sport jadi segmen yg dipilih Suzuki bagi mampu bertahan d pasar otomotif roda beberapa tanah air. Di akan dari kemunculan All New…

Rabu 2 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Mercedes-Benz (MB) Indonesia kembali mengumumkan kerja sama dengan perusahaan transportasi Blue Bird Group, terjalin dengan penyerahan 23 unit sasis OH 1626, Rabu…

Jumat 4 Desember 2015 | Berita Otomotif

Amsterdam, KompasOtomotif – Para pemegang saham di Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akhirnya sepakat bagi melepaskan Ferrari dari naungan perusahaan holding Italia-Amerika itu. Keputusan ini yaitu…