ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Lebih Detail Dengan Motor ”Murah” BMW (Video)

Kamis, Desember 24th 2015.

Munich, KompasOtomotif — Setelah muncul kali pertama dalam Thailand Motor Expo 2015 di Bangkok, Thailand, dua waktu lalu, BMW G310R muncul YouTube lewat video promosi dan review yg dikerjakan Chris Northover. Video berdurasi 2 menit 33 detik itu diunggah akun MotorcycleDreams.

Dari sini, penonton video mampu melihat lebih detail kelengkapan yg dimiliki sepeda motor yg dibangun atas kerja sama BMW dengan TVS itu. Berbagai bagian ditunjukkan, akan dari detail mesin hingga bagian panel indikator yg fully digital.

G310R ditenagai oleh mesin 313 cc berpendingin cairan, silinder tunggal, dengan diameter piston (bore) 80 mm dan panjang langkah (stroke) 62,1 mm, DOHC. Mesin ini bertenaga maksimal 34 tk @9.500 rpm dan torsi puncak 28 Nm @7.500 rpm, disalurkan melalui girboks 6-percepatan.

Bobot kosong cukup ringan, cuma 158,5 kg, memakai suspensi depan up-side down (model terbalik), suspensi belakang tunggal, dan rem cakram yg dilengkapi ABS sebagai fitur standar. Ban Metzeler dipasang, dengan ukuran 110/70-R17 di depan dan 150/60-R17 bagi belakang.

Dengan kapasitas mesin kecil, dan diproduksi massal di India, BMW 310R mulai menjadi model sepeda motor termurah yg mulai diproduksi BMW. Lebih detail soal desainnya, simak video berikut:

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Lebih Detail Dengan Motor ”Murah” BMW (Video)

Rabu 30 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Layaknya mobil perang, mobil nasional Komodo karya PT. Fin Komodo Teknologi dipastikan bakal anti peluru. Sehingga tubuh mungil dan kuat bersiap menolong para TNI ketika…

Minggu 7 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -PT Mabua Harley-Davidson Indonesia dikabarkan melepas keagenan Harley-Davidson di Indonesia. Mengingat kepopuleran Harley di Indonesia, ada kah yg bersedia menjadi diler pengganti Mabua? Asisten Direktur…

Kamis 5 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Penjualan sepeda motor di Indonesia sepanjang Oktober dulu diperkirakan kembali mengalami penurunan, akibat hasil panen di sejumlah daerah yg tidak memuaskan karena kemarau panjang. Meski…