ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Korban “Dieselgate”, Volkswagen PHK 3.000 Pekerja

Minggu, Maret 13th 2016.


Wolfsburg, KompasOtomotif
– Efek skandal uji emisi Volkswagen (VW) di Amerika Serikat (AS) alias “dieselgate” selalu merambat. Kini, produsen otomotif terbesar di Eropa tengah ancang-acang bagi mengatatkan ikat pinggang perusahaan, dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 pekerja di Jerman.

PHK tersebut, seperti diberitakan laman reuters, Senin (14/3/2016) mulai dikerjakan VW di akhir 2017. Menurut sumber internal VW, langkah tersebut diambil buat mengimbangi biaya kampanye penarikan kembali (recall) jutaan mobil di segala dunia.

Di negara asalnya, VW mempekerjakan sekitar 120.000 pekerja. Dari jumlah itu, divisi jasa keuangan mencakup sepertiga dari total karyawan di Jerman Barat.

“Sekarang ini VW akan melakukan program efisiensi di seluruh bidang, termasuk biaya peronil,” ujar sumber tersebut.

Tak cuma itu, tahun ini VW juga sudah memotong dana investasi senilai 1 miliar euro atau setara dengan Rp 14,5 triliun. Sehingga totalnya cuma 12 miliar euro sepanjang 2016 ini.

Bahkan, model yg tak laku di pasaran mulai dihentikan penjualannya. Terakhir, jadwal peluncuran produk baru juga ditunda di dua negara.

Termasuk salah satunya investasi di Indonesia yg tidak kunjung berjalan!

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Korban “Dieselgate”, Volkswagen PHK 3.000 Pekerja

Senin 21 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Yamah Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dikabarkan sedang menyiapkan model terbaru dari Mio. Skuter matik (skutik) terbaru Yamaha itu kabarnya bakal menyandang nama Mio Z. Yamaha…

Jumat 4 Maret 2016 | Berita Otomotif

Nissan melihat adanya pergeseran dari minat konsumen ketika ini. banyak orang mencari kendaran yg mewah. Untuk itu, Nissan ingin menempatkan diri sebagai produsen otomotif yg…

Sabtu 5 Desember 2015 | Berita Otomotif

Bogor -Ketatnya persaingan di tengah perlambatan ekonomi yg diprediksi masih mulai berlangsung hingga tahun depan, disikapi serius para perusahaan otomotif. Perusahaan bakal lebih selektif memilih segmen…