Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Konsumen Rolls-Royce Jadi Berpikir Dua Kali Untuk Membeli

Jumat, April 1st 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Konsumen Rolls-Royce boleh berstatus kaya raya. Namun, seandainya keadaan pasar otomotif dan ekonomi di Indonesia belum stabil seperti ketika ini, calon konsumen mobil supermewah ini mampu berpikir beberapa kali bagi membeli.

Yudy W Widodo, General Manager Rolls-Royce Motor Cars Jakarta, menjelaskan, bukan karena tak memiliki uang banyak, melainkan lebih pada menunda. Sebab, harus memikirkan bagaimana nasib anak buah di perusahaannya.

“Jadi keadaan seperti ini jangan dianggap tak berpengaruh pada kita. Kita juga tetap kesulitan mencari konsumen yg ingin membeli Rolls-Royce,” ungkap Yudy di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2016).

Kesulitan ini, lanjut Yudy, telah terjadi sejak 2014, saat pasar otomotif nasional akan kelihatan ada gelagat penurunan. Tahun ini pun diprediksi Yudy tetap sama seperti 2015.

“Masih berat sekali, karena keadaan seperti ini saling berkaitan, akan dari bawah hingga ke atas. Semuanya serba naik,” ucap Yudy.

Menurut Yudy, meskipun Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) diturunkan sekalipun, tak mulai memperbaiki kondisi. Sebab, faktornya bukan cuma itu, paling penting adalah ekonomi secara umum.

“Kalau ekonomi secara umum telah baik, maka semuanya mulai baik, begitu juga dengan kita. Jadi, kalau penjualan mobil yang lain bagus, kami juga ikut bagus,” ujar Yudy.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Konsumen Rolls-Royce Jadi Berpikir Dua Kali Untuk Membeli

Rabu 18 November 2015 | Berita Otomotif

Jelang pameran otomotif LA Auto Show 2015 yg sebentar lagi dimulai, Volkswagen Beetle Dune menampakkan diri. Diketahui, mobil ini mulai hadir dalam beberapa varian tubuh,…

Kamis 18 Februari 2016 | Berita Otomotif

Washington -Saat ini fitur keselamatan kendaraan berupa kantung udara (airbag) baru ada di dalam mobil. Kini, ahli keselamatan otomotif, ZF TRW sudah berhasil membuat airbag eksternal…

Minggu 22 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Salah sesuatu alasan industri komponen Indonesia masih tertinggal dari Thailand dan Malaysia, karena tak ada lembaga yg bertugas khusus buat mengembangkannya. Gabungan…