ISUZU ASTRA MOTOR INDONESIA

Surabaya

Menu

Klasifikasi SIM C Belum Cukup Demi Keselamatan

Jumat, Desember 18th 2015.

Jakarta, KompasOtomotfi – Bila tujuannya meningkatkan keselamatan berkendara di Indonesia, pengelompokan SIM C berdasarkan kapasitas mesin saja belum cukup. Paling utama yg perlu ditanamkan pada pengguna kendaraan bermotor adalah kepedulian dan kesadaran keselamatan berkendara.

Seperti telah diketahui, tahun depan SIM C mulai dibagi menjadi tiga kategori. SIM C sebagai standar bagi mengendarai sepeda motor berkapasitas sampai 250 cc, C1 untuk 250 cc – 500 cc, dan C2 buat 500 cc ke atas. Bila telah berlaku, maka biker yg ingin naik kelas –memiliki SIM C1 dan SIM C2- mesti ikut uji kompetensi lanjutan.

Usaha kepolisian diakui baik sebab motor berkapasitas besar milik cara yg beda bagi dikendalikan. Bukan cuma itu, kesehatan fisik dan psikologi biker juga yaitu beberapa faktor utama pendukung keselamatan berkendara.

“Pengelompokan seperti itu belum cocok, karena selama ini kepedulian kalian masih rendah, nggak sadar keselamatan berkendara. Untuk mengubahnya juga sangat sulit,” ujar Menurut Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan, Jumat (18/12/2015).

Pendidikan tentang keselamatan berkendara seharusnya dimulai dari usia SD, kemudian berlanjut ke SMP, dan SMA sampai akhirnya mampu mendapatkan izin mengendarai kendaraan dari pemerintah.

Marcell mencontohkan anak-anak SMA yg telah dapat membawa motor di atas 250 cc. “Kompetensi itu memang tak memandang latar belakang pendidikan, tetapi secara kemampuan kognitif (persepi) mereka belum dapat, assertive (kemampuan berkomunikasi efektif) mereka labil jadi masih kebawa perasaan,” urai Marcell.

Sebab itu biker yg mau membuat SIM seharusnya ikut kursus dulu, dulu setelah itu dikatakan ada tenggang waktu memiliki SIM C kira-kira beberapa tahun sebelum mampu naik kelas.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Klasifikasi SIM C Belum Cukup Demi Keselamatan

Kamis 19 November 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Fungsi mobil ketika ini ternyata bukan cuma bagi berpergian. Dengan perkembangan teknologi, mobil dapat dirancang beralih fungsi sebagai kontroler bagi bermain game. Lho kok bisa?…

Senin 18 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Diler 3S (sales, service, spare part) khusus mobil penumpang Mitsubishi pertama di Bogor resmi dibuka, Minggu (17/4/2016). Optimisme membawa merek Mitsubishi, Diler…

Sabtu 9 April 2016 | Berita Otomotif

Jakarta – Menteri Perindustrian Saleh Husin menantang produsen motor Ducati buat memproduksi motor mereka di Indonesia. Sanggup Ducati? Ducati yg baru diluncurkan kembali di Indonesia…