Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Kia Berharap Tuah Dari Perjanjian Dagang Korsel-Indonesia

Minggu, Januari 10th 2016.

Jakarta, KompasOtomotif – Perjanjian perdagangan bebas antara Asia Tenggara dengan Korea Selatan (ASEAN-Korea Free Trade Area/AK-FTA) diharapkan mampu mendorong performa Kia Mobil Indonesia (KMI) tahun ini. Ridjal Mulyadi, General Manager Group KMI menyampaikan semoga dampaknya dapat menolong mengurangi harga retail.

Mulai 2016 pajak bea masuk impor Korea Selatan (Korsel) ke ASEAN mulai dikurangi hingga 0 – 5 persen. Beban semakin ringan, berarti harga jual mobil Kia di Indonesia mampu ditekan maksimal.

Sebagai importir KMI menghadapi persoalan besar pada 2015 sebab harga jual unit selalu melambung karena disesuaikan dengan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.  Korsel adalah negara penting suplai unit KMI, pemangkasan beban pajak bea masuk jadi titik cerah.

“Dasarnya pasti menolong sekali. Walaupun tak sampai free semoga berdampak ke harga jual. Selama ini agak berat dengan pajak CBU yg tinggi,” ujar Ridjal.

Awalnya internal KMI terpaksa “menelan” dampak melemahnya rupiah, namun karena terjadi terlalu panjang beban dilepas hingga harga unit ditinggkatkan. Penyesuaian harga sudah terjadi dua kali selama 2015.

“Selama ini kami mesti menerima selisihnya, itu yg bikin pusing, karena tak dapat seluruh dibebankan ke konsumen,” kata Ridjal.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Kia Berharap Tuah Dari Perjanjian Dagang Korsel-Indonesia

Senin 22 Februari 2016 | Berita Otomotif

Bago -Nissan sudah mengumum mulai akan memproduksi mobil di Myanmar akan akhir 2016. Hal itu yaitu pertama kalinya Nissan memproduksi mobil di negara teresebut. Pernyataan yg…

Kamis 3 Maret 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Mengendarai mobil dengan transmisi matik memang lebih mudah. Namun seandainya tak menguasai teknik dengan benar, bakal beresiko menimbulkan kecelakaan. Salah sesuatu masalah kecelakaan yg terjadi…

Senin 11 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta -Sejumlah pengguna motor yg bermesin 250 cc mengaku memahami rencana Kepolisian Republik Indonesia  bagi melakukan penggolongan SIM C berdasar kapasitas mesin dengan alasan ketertiban dan…