Isuzu Surabaya

Jl. Raya Waru Km. 15, Sidoarjo – Surabaya, Jawa Timur

Menu

Kencan Pertama Mengendarai “Motor Sport Marquez”

Minggu, Februari 21st 2016.


Bogor, KompasOtomotif
– PT Astra Honda Motor (AHM) resmi launching generasi terbaru CBR150R di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (14/2/2016). Serunya, peluncuran ini dihadiri segera oleh duo pebalap andalan tim Repsol Honda di ajang MotoGP, yakni Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Sambil berjumpa para penggemarnya, di sesi terakhir acara beberapa pebalap yang berasal Spanyol itu melakukan aksi memukau mengendarai “All New” CBR150R. Lewat aksi burn out, para fans kelihatan bersorak sampai semua tribun penonton bergemuruh. Sejak 2015, Marquez memang telah didapuk sebagai duta produk ini, tampaknya berlanjut sampai ketika ini.

Selang dua hari diluncurkan, AHM kembali mengajak awak media otomotif nasional, termasuk KompasOtomotif  untuk menjajal keunggulan yg dimiliki Sepeda Motor Sport full fairing tersebut di Sirkuit Karting Sentul, Bogor.

Nah, penasaran bagaimana rasanya menunggangi motor sport full fairing yang diluncurkan Marquez dan Pedrosa itu? Berikut ulasannya:

Desain

Aditya Maulana, KompasOtomotif Test Ride All New Honda CBR150R

Dari tampilannya, All New Honda CBR150R kelihatan jauh lebih racy ketimbang model sebelumnya. Ubahan paling signifikan terjadi pada bagian wajah, bentuk bodi, dan desain fairing. Garis-garis tajam jauh lebih dominan, menghapus kesan kalem yg cenderung melekat pada model terdahulunya.

Honda mengklaim ubahan ini tak yang lain buat memberikan kendali penuh yg menyenangkan sesuai dengan keinginan pengendara.

Pada meter cluster ubahan juga dilakukan, sekarang sudah full digital. Pusat keterangan ini menampilkan berbagai Hal, seperti takometer, spidometer, odometer, tripmeter A dan B, fuel meter, jam, gear position, dan fuel consumption.

Uniknya lagi, saat kontak dimatikan, ada tulisan See You, mencoba membuat koneksi emosional antara konsumen dengan tunggangannya.

Posisi Berkendara

istimewa Test Ride All New Honda CBR150R

Saat duduk di atas sadel, pengendara dengan postur 178 cm ini cukup nyaman. Kaki mampu menapak ke aspal dengan ideal. Segitiga berkendara CBR150R terbilang relatif nyaman. Meski milik tampilan sepda motor sport “full fairing” , posisi duduk dibuat agak tegak segingga cukup ideal bagi para komuter yg biasa melakukan perjalanan menengah sampai jauh.

Setelah motor akan melaju, dahulu kedua kaki bertumpu pada foot step yang posisinya juga agak rata, sejajar dengan aspal, membuat kenyamanan tetap terjaga.

Saat diajak manuver, dengan kemiringan 30-40 derajat, masih tetap nyaman. selain itu, jok penumpang belakang dibuat ada talinya, sehingga yg dibonceng dapat pegangan padanya.

Pada model sebelumnya, penumpang belakang mampu berpegangan pada braket yang ada di jok, tapi di generasi terbaru ini dihilangkan.

Handling

istimewa Test Ride All New Honda CBR150R

Bicara handling, All New Honda CBR150RR memiliki karakter yg cukup nurut. Motor yg memiliki panjang 1.983 mm, lebar 694 mm, tinggi 1.038 mm serta jarak sumbu roda 1.311mm ini sangat gampang dikendarai dalam posisi apapun.

Ketika diajak meliuk-liuk di Sirkuit Karing Sentul pun cukup stabil. Kestabilannya itu didukung oleh  suspensi depan yg memakai teleskopik serta belakang lengan ayun dengan suspensi tunggal (sistem Pro-Link).

Penggunaan bannya berukuran 130/70-17 bagi belakang dan 100/80-17 depan juga dinilai telah cukup ideal. Dari segi tampilan tak kelihatan terlalu besar dan juga terlalu kecil serta ketika diajak bermanuver tetap mumpuni.

Lantas bagaimana dengan performanya? Simak di artikel selanjutnya!

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Mobil Terbaru

Related Article Kencan Pertama Mengendarai “Motor Sport Marquez”

Sabtu 9 Januari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – Dibandingkan dengan Suzuki New Ertiga, tipe termewah Ertiga, yakni Dreza mengalami banyak ubahan terutama di sektor ekterior. Perubahannya akan bentuk bemper depan,…

Kamis 11 Februari 2016 | Berita Otomotif

Jakarta, KompasOtomotif – PT Mabua Motor Indonesia (MMI) benar-benar dihantui oleh sistem perpajakan dan tarif importasi sepeda motor. Inilah faktor terbesar yg memaksa mereka harus…

Sabtu 26 Desember 2015 | Berita Otomotif

Jakarta -Nyaman itu mahal harganya. Prinsip ini berlaku juga bila memilih mobil matik. Nyaman dikendarai tapi merawat mobil matik dinilai banyak orang menguras isi kantong. Pendapat itu…